Kamis, 08 Januari 2009

NGELMU “JUMPING” loncatan yang lebih dari biasanya Cen rodo aneh,,,,,,,, Oleh mas Burhan, januari 2009 (jilid 1)

Sebelum membaca tulisan ini, sebaiknya baca dulu (Tul : Sebab Akibat dan Mangga,,…tentang pelem dikarbit dan CHANGE….. yang telah dikeluarkan sebelumnya……
Orang di dunia ini tentu amat sangat bermacam-macam dalam segala hal (bhinneka tunggal ika-lah)

- ada yang pinter bahkan super pinter ,,,,banyak yang bodo
- ada yang kaya dan super kaya,,,buanyak yang miskin
- ada yang huuebat,,,buanyak yang tidak hebat,,,,,,dan lain-lain.
Dari orang yang bermacam masing masing mempunyai prinsip hidup/ moto hidup yang berbeda-beda. Dan kadang berubah-ubah setiap waktu atau tetap sepanjang waktu sangat tergantung perjalanan hidupnya..

I. Beberapa moto hidup…..(moto umum loo…)

1. Misalnya ada orang punya moto “hidupku kayak air mengalir”, kemana aku hidup ke situkah aku mengikuti. Ada keunggulan moto ini misalnya Bahwa air mempunyai kekuatan yang hebat, bisa meruntuhkan batu walau sedikit demi sedikit dan lama, sehingga dibutuhkan kesabaran yang hueebat tuk melakukan sesuatu. Kelemahan moto ini adalah kadang kita membiarkan hanyut di air tuk mengalir kemanapun air suka…(bukan kita yang mengarahkan, tapi air yang mengarahkan), dan kadang arah airpun kemana…… menjadi alasan tuk kita hanyut. Kalau hanyutnya dalam kebenaran dakpapa, tapi kebanyakan hanyut dalam kenikmatan dunia yang kurang tepat. Jadi hanyut yang diarahkan menuju kesemuan aja,,,wah,sok filosofis,,he,,he

2. Hidup kayak pohon pisang. Batang/debok pisang dipukuli or digarit garit tetap kuat, dipotong pun akan tumbuh lagi. Pohon pisang baru mati setelah berbuah-setelah merasa member manfaat pada pihak lain dan dia pasti akan menurunkan keturunannya/tunas pisang. (detilnya lihat tulisan saya tentang Pohon Pisang)

3. Hidup kayak kupu kupu, orang puasa sering menggunakan perumpamaan kupu2. Kelebihan moto ini adalah bahwa setiap orang yang moralnya kurang baik (ulat) kemudian kepompong (puasa) bisa menjadi lebih baik (kupu2). Tapi kebanyakan ilustrasi tersebut hanya berhenti di kupu2,,padahal kupu2 kan juga bertelur la telurnya akan menjadi ulat dstnya. (detailnya liat tulisan saya kupu-kupu)

4. Hidup kayak lebah. Ilustrasi lebah ini sering digunakan sebagai penghasil madu, kemudian tak boleh diganggu-kalau diganggu marah (menyengat). Dan selalu hinggap ditempat yang bersih. Organisasinya mapan-rumahnya juga member inspirasi pada bidang ilmu lainnya (sipil-arsitektur dll). Ada penelitian yang mengatakan bahwa perubahan lingkungan (polusi) akan mempengaruhi pada hasil madu dan perilaku lebah tersebut. Jadi pertahanan kualitasnya pada titik tertentu menjadi kurang ‘pas’

5. Hidup pragmatis ada dua jangka pendek dan jangka panjang. Pragmatis jangka pendek adalah hanya berpikir bagaimana besok makan. Kalau pragmatis jangka panjang sebatas target-target duniawi saja yang sebatas sekitarnya.

6. Tidak punya moto hidup

7. Danlain lain

Beberapa contoh diatas hanya sebagian kecil moto hidup seseorang. Ada juga orang mempunyai beberapa moto hidup. Ada juga orang punya moto hidup tapi tidak menyadarinya, dan lain-lain.

II. Apa itu ‘NGELMU JUMPING”(dalam arti +)
Jumping adalah loncatan. Jadi kalau urutan langkah dari yang rendah adalah diam-jalan lambat-jalan-jalan cepat-lari-dan jumping.
Apa bedanya :
• Diam, langkah hidupnya lebih banyak menjadi benalu bagi yang ditumpangi. Sama sekali tidak ada langkah tuk berbuat apapun tuk menghasilkan sesuatu. Sederhananya seperti pengemis.

• Jalan lambat, dia ikut orang lain (bekerja pada orang lain) dengan benar tetapi karena keadaan or karena takut sehingga tidak ada satu ide apapun tuk meningkatkan karir di pekerjaannya. Hanya sebatas ikut kemana air mengalir tanpa protes dan tanpa ide baru. Mungkin seperti robot tapi manusia.

• Jalan, dia juga bekerja pada orang lain dengan benar dan ada sedikit ide yang membuat tempat kerjanya lebih bergairah. Idenya baru sebatas mengairahkan kerja dirinya dan sekitar dalam arti terbatas dan belum terekpos keluar atau belum memberi inspirasi pada orang lain.

• Jalan cepat, ini bisa dua hal yaitu bekerja pada orang lain dan bekerja di usahanya sendiri. Bekerja pada orang lain dengan memiliki ide yang sering dipakai demi kemajuan perusahaannya. Tentunya orang ini telah mencapai level tertentu agar idenya digunakan misalnya kepala bagian / direktur (bukan ekor harimau tetapi badan or leher harimau-lah). Atau orang yang memiliki usaha sendiri walau kecil, dimana dia bisa mengembangkan idenya tuk memajukan usahanya (kepala ayam kecil2lan). Usaha itu luas bisa jenjang pendidikan, bisa ekonomi, bisa ketokohan dan lain-lain. (lihat tulisan saya lebih baik menjadi kepala ayam daripada ekor harimau)

• Lari, ini berupa orang yang mencapai top level pada bidangnya yang berjenjang teratur. Misalnya kalau pendidikan ya doctor/professor. Kalau ekonomi ya kaya/pimpin industry kecil/besar. Kalau politik ya jabatan strategis dll. Tentunya tuk mencapai ini dengan standar baku yang ada di masyarakat/Negara.

Jumping, ini merupakan kenaikan level yang bisa dikatakan ajaib (loncat dari biasanya). Amat jarang orang mengalami hal ini, bahkan sulit kalau direncanakan. Kadang jumping datangnya tiba2, kalaupun direncanakan perlu ekstra kerja keras. Perlu orang yang tahan banting.
Beberapa orang mengalami sekali jumping, ada pula yang beberapa kali jumping. Jumping disini berupa loncatan yang lebih dari biasanya yang kadang tidak disangka2….kadang dia sendiri berpikir-kaget koq aku bisa menjadi ini sihh,,,,,kaget pada dirinya sendiri.
Jumping/loncatan bisa berupa ekonomi, politik, social, pendidikan atau lainnya. Setiap manusia dapat mengalami jumping dan pasti diberi kesempatan tuk jumping tapi kita kadang tidak menyadarinya.

Beberapa contoh orang yang mengalami jumping (walau sebagian dah surut lagi loo)…..
1. Nabi Muhammad, setelah berdiam diri di gua qiro’ kemudian disemangati istrinya, mengalami jumping dech
2. Isaac Newton, setelah melempar apel timbul inspirasinya hokum newton (gravitasi). Mirip dengan Archimedes, byuuur-eureka……
3. AA Gym
4. Barack Obama
5. Kamu sendiri
6. Teman kita
7. Kita (bisa koq jumping kecil2 lan)
Bersambung……………………………………..

III. Bagaimana kita bisa JUMping
IV. Kesimpulan

Bersambung jumping jilid 2.....tunggu aja,,,ya

Rabu, 05 November 2008

PENDAPAT ORA MUTU, just pendapat pribadi saya “sHolat KhUsUK”

Banyak buku telah menulis apa itu dan bagaimana rasanya sholat yang khusuk. Sebagian difinisinya telah saya dari buku-buku tersebut. Tetapi sampai hari ini saya belum mendapatkan difinisi yang pas menurut hati saya. Tetapi mohon maaf yang sebesar besarnya kalau difinisi saya ini ora mutu (hanya sebatas perasaan saja) dan pasti yang membantah buanyak……..Saya mendifinisikan sebatas konsentrasi penuh pada Illahi (Allah swt). Konsentrasi seperti apa,….itu yang membuat aku bingung. Bagaimana bisa kita melupakan sejenak hidup untuk konsentrasi kepada Allah, itulah yang sulit bagi saya pribadi…Ya seperti nabi dan ali bin abi tolib sholat,,,,,
(moga2 dan mungkin bapak/ibu berbeda dengan saya-mungkin sudah bisa khusuk dengan konsentrasi penuh)

Berkali kali saya coba, dan gagal lagi2 gagal lagi…….saya pribadi sholat masih sebatas (maksimal) kebutuhan, kayak kebutuhan makan aja,,,tanpa melihat gizi…asal makan kenyang aja…….belum sampai apa gizinya,,,,bagaimana cara makan yang sopan dll…….malu saya. Dan tentunya tentunya setiap manusia akan berusaha tuk menjadi lebih baik…(lihat tulisan saya (CHANGE)……..

Saat apa kita bisa melupakan sejenak…………..aktifitas hidup……….bayangan hidup…..Ternyata saya dapat inspirasi saat saya,,,,maaf EEK (buang air besar). Saat buang air besar tu, saat ngeden (sekuat tenaga ingin mengeluarkan air besar kita) saat itu pula kita lupa segalanya…….konsentrasi penuh pada bagaimana kita mengeluarkan air besar itu…………begitu keluar,,,,,,hati ini terasa PLOOOOONG-nikmat….lega rasanya.

Mengapa kita bisa melakukan seperti itu, karena kita konsentrasi pada satu titik………konsentrasi pada bagaimana itu keluar,,,,,,,,,,,(maaf makanya saat di WC kita tidak boleh menyebut asma Allah atau baca Al Qur’an, mungkin soal konsentrasi tuu)

Tentunya saat di masjid/mushola/kamar, saat kita sholat tempatnya indah, suasananya tenang , hati bersih, baju bersih dll harusnya kita bisa konsentrasi lebih baik,,,,,menuju ke satu titik……dan harusnya setelah sholat ada rasa PLOONG,,,,lega-nikmat. Kalau belum seperti itu tentunya menurut pendapat saya belum khusuk. Saya sendiri amat sulit membuat seperti itu. Berarti kalau belum ada rasa (maaf cuma bayangin contoh kasus diatas),,,,,maka masih ada yang perlu diperbaiki dengan sholat kita. Sholat sebagai tiang agama adalah sholat yang PLOOONG-nikmat. (Bukan hanya plong telah mengerjakan sholat loo beres, tapi plong lega-nikmat). Sholat yang plong-nikmat tu yang membuat hidup lebih tentram dan berikutnya lebih baik. Karena apabila kita hanya asal sholat makanya yang terjadi hidup naik turun-ngak jelas….dll. sholat tapi bayangin dll juga…he,,he……..

Tulisan ini bagi diriku sendiri dan semuanya

NB : tunggu tulisan saya…sholat hubungannya dengan sabuk pengaman

Senin, 20 Oktober 2008

.....Perjalanan ke sirkuit GP SEPANG......

ass wr wb
...Perjalanan ke Sepang......
posisi saya di Batu Pahat terletak antara Johor Bahru dan KL (kuala Lumpur),,,,hampir tengah-tengahlah...............
he,,,he,,,tuk lihat ROSI direwangi,,,

1. dimulai dari 18 oct 08 berangkat dari UTHM (batu Pahat)naik Bas
ke kluang dengan RM 3,8 or 3 RM 80 sen (RM 1 = 2800 rupiah, RM 1 = 100 sen)
berangkat hari sabtu 18 oct sore hari/bar magrib lah....sampai di Kluang jam 8-an (WM)
NB : waktu Malay dan Ind selisih 1 jam, Magrib di Ind jam 17.30 WIB = diMalay jam 18.30 Waktu malay

2. Dari Kluang ke Seremban, tunggu kereta api (KTM)- karena kereta api berangkat jam 00.50 WM......jadi tidur2ran lah di Kluang.....Alhamdulillah di sini relatif aman....
sambil nunggu kereta api, kami ber6 (3 dari UNDIP + 3 dari UNY) makan dulu lah nasi goreng kampung Malay..tuk makan rata-rata RM 4 lah (3-5 RM)....
nak kereta api kelas dua RM 19.....hampir semua kereta api ber AC walaupun kelas ekonomi
hanya beda jenis tempat duduknya aja.....

3. sampai di Seremban (pinggiran KL-mungkin bekasinya jakarta kalik),,,naik lagi komuter ke kota Nilai...RM 4 lah....
NB : kami keblasuk sampe bandar Selatan...he..he jadi keblabasen,,he,,he,,maklumlah,,belum tau..........

4. trus dari kota Nilai ke Sepang naik bas, RM 1,1......tapi diperas sama sopirnya menjadi RM 2...he..he.....maklum,,,pendatang
posisi sepang ternyata jejer dengan KLIA (bandara KL)
wah sama sopirnya mau diturunin jauuuuuuuuuh sekali dari sirkuit (arep diapusi ke 2 kalinya)...ternyata yang naik bas sebagian besar TKI yang mau nonton GP,,,sehingga semua marah,,,(kayak di Indonesia ya di dalam bisnya),,,sopirnya takut,,,,,terus terpaksa deh kita ikut nikmat,,pas diantar didepan pintu masuk sirkuit.......
ikut untung,,,he,,hengak jauh2

5. trus masuk ke sirkuit, bayar RM 200, karena kita dapat menunjukkan kartu pelajar maka di discount,,,,bayarnya menjadi RM 40,,,,,pas bisa liat di pinggir start......

bersambung ya,,,tuk tulisan di dalam sirkuit....
dan pic-nmya juga menyusul

wassalam

Sabtu, 18 Oktober 2008

3 Hari pertama di Negeri JIRAN

ass...
saudara2 semuanya
alhamdulillah, saya dapet program sandwich dari DIKTI tuk memperdalam
ilmu selama 4 bulan di UTHM (University Tun Hussen Onn Malaysia) antara
bulan oktober 2008 - januari 2009...tepatnya di Batu Pahat Johor
tentunya setiap bangse punya kelebihan dan kekurangan masing2
disini. disini saya coba ambil beberapa kelebihan tuk
diambil sebagai contoh tuk bangsa kita........
tentunya ini masih di intern kampus aja,,,,,,,,,karena
selama 3 hari ini belum pusing-pusing keluar kampus
(pusing2 = muter2)
beberapa kelebihan misalnya :

1. menghargai tamu, begitu saya sampai di bandara
johor bahru, kami disambut bak turis

2. budaya antri, emang kami orang indonesia yang baru tiba disana
lupa antri,,eh disindir dech,,malu rasanya
makan-urus admisnistrasi dll antri lah

3. sangat cinta/bangga dengan negara Malaysia.....bendera dimana2 dikampus ini

4. mau melayani kami kemanapun........dengan senyum
(dadi prekewuh dewe...he.....he)

5. menghargai pimpinan,,,,,saat doa jumatan salah satu doanya pada pimpinan2 bangse ini (malay dan johor) baik yang telah mati atau masih hidup...beda dengan kita ......-yang pro suharto anti sukarno - yang pro sukarno anti suharto - yang pro amin anti suharto - yang pro mega anti sby - yang pro sby anti mega - dll

6. dikampus tidak ada yang rokok satupun,,,sipapapun dia......beda dengan di kampus saya...he...he

7. sampah2 juga tidak ada,,,,,beberapa tempat relatif bersih,,,tidak ada orang buang sampah sembarangan

8. tempat relatif aman.......

bersambang tulisan ini tuk hari2 selanjutnya selama saya di neggeri JIRAN

wass

Sabtu, 27 September 2008

TUNGGU JUDUL TULISAN SAYA BERIKUTNYA..............

ass
ya.....latihan lah....
mungkin ada yang melirik tulisan saya
ya alhamdulillah.....misal penerbit yang tertarik
...he..he......emang sebagian besar pendapat saya pribadi
yang mencoba lain dengan yang lain dengan pendapat umum
ada beberapa judul yang lagi proses misalnya
1. NEGERI SPANDUK
2. Antara pake sabuk pengaman dan sholat
3. Bahasa Menunjukkan bangsa
4. Ilmu Pohon Pisang
5. Infaq dengan uang Lusuh/sobek???
6. Hilangnya sebuah sandal jepit
7.Titik Ikhlas
8. Otak
9. Pohon yang Menangis
10. Lebih baik jadi Kepala Ayam
11. Sebatas apa usaha Keras itu???
12. Koreksi "Esensi Islam"
13. Beratnya "Iman" terus-menerus
14. Menghadirkan Mekah di rumah kita
15. Antara Ngeden maaf 'eex' dan khusyuknya Sholat
16. Ada apa dengan bulan Romadhon
17. dan lain2.......masih ada 30an lebih judul menyusul
..........
mungkin terbit 1 judul per 1 bulan sekali +.....
wass...

Minggu, 07 September 2008

CHaNge......peRUBah-an

Jepang dak punya Allah swt
Jepang dak punya Muhammad swt
Tapi mengapa kita kalah dengan mereka yang tidak punya keduanya
Ada apa ini…………………………

I. Sekilas Pengantar Posisi Sekarang (1945-2008)
Kita umat Islam ‘jujur’ ketinggalan dalam segala hal apa itu politik, ekonomi, budaya apalagi ilmu pengetahuan. Padahal kita punya Allah swt dan kita punya Muhammad saw. Mengapa hal ini terjadi, tentunya bukan karena Allah-nya atau Muhammad-nya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa buku dan ilmu pengetahuan yang mengacu dari wahyu Allah (Al Qur’an) dan juga dibuktikan dengan pengakuan dunia lewat buku dan sejarah tentang hebatnya Muhammad saw.
Orang barat, orang jepang, dan orang china (yang non Muslim) tidak punya Allah swt yang serba Maha, tidak punya orang yang super hebat ‘ Muhammad’…..tetapi mengapa meraka bisa semaju ini dan kita selalu keteteran dalam segala hal. Apa yang salah dalam diri kita ya…..mungkin beberapa hal tersebut misalnya :
Tuntunan agama (ibadah) masih seremonial belaka
Tuntunan hanya satu target yaitu akherat. Kadang kyai bilang ngakpapa rugi dunia asal tidak rugi akherat. Ini ada baiknya dan ada buruknya kadang kita ngak semangat hidup didunia kita hanya semangat ibadah ritual aja terus.
Pendalaman agama umunnya diutamakan pada saat ibadah tersebut berlangsung, bukan pada akibat yang terjadi setelah ibadah tersebut dilakukan. Tuntunan agama hanya ngeh saat pas dilaksanakan saja. Beberapa contoh misalnya :
- Bulan romadhon, setiap bulan romadon ini semua orang berlomba2 tuk beramal apapun yang baik2,,,sodaqoh lebih banyak, sholat sunah lebih banyak, banyak senyum dll. Mengapa semua yang baik2 harus menunggu saat romadhon…(lihat tulisan saya tentang lailatul qodar dan Ramadhan). Tetapi setelah romadon kembali seperti semula…..he,he..
- Bulan haji,,,,,,,(idem)…saat haji sip, setelah haji kembali seperti semula. Padahal haji mabrur adalah penilaan setelah dilakukan haji, bukan saat hajinya.
Pendidikan agama di sekolah kurang mengenai sasaran. Hanya melatih otak kiri saja (intelejent yaitu hapalan dan ilmu pasti) tanpa melatih otak kanan yaitu tentang kreatifitas, ide, aspek social dan motivasi. Termasuk ceramah2 agama belum kreatif dalam penyajian ataupun metodologinya sehingga cenderung membosankan bagi yang muda.
Semua kelompok mau menang sendiri, belum menciptakan musuh bersama. Orang islam kalau merasa dak ada musuh maka pasti akan perang sendiri. …dimanapun..memalukan. Misalnya saling merasa benar dalam menentukan awal Ramadahn atau idul fitri…..dan lain-lain
Tidak menghargai kemampuan orang lain. Ada kyai sok pinter tentang astronomi (bulan misalnya), ada ahli kimia sok kyai, ada dokter sok politik, dll…..emang sih ada dan boleh2 aja kyai yang ahli kimia or lainnya tapiitu dikitt….Tetapi yang sekarang terjadi buanyak orang merasa ahli di bidang apapun. Harusnya saling menghargai tiap keahlian,,,,bolehlah ahli apapun tetapi hargai dong orang lain (asal tidak kebangetan)
Beberapa hal diatas membuat saya berfikir, harusnya setiap kegiatan ibadah berikutnya ada “change” jadi bukan hanya just ibadah seharusnya setelah itu ‘change’. Mungkin kata kunci ini yang tidak dimiliki orang islam sehingga tidak maju2 duniawinya.

II. Apa itu Change
Selama ini tuntunan agama lebih menunjukkan seperti pelarian or seperti just kontemplasi or seperti just ketenangan hidup saja or just ketenangan batin saja or just unsur akherat or just aja. Hal tersebut memang ada benarnya dan boleh2 saja, tetapi sebagian umat kita hanya berhenti di situ saja. Jadi maaf ‘seperti dzikir’ hanya berhenti seperti ekstasi or ganja saja dalam arti lain tuk mencari pelarian dan ketenangan hidup sesaat, kemudian kembali lagi ke kehidupan semula (lihat tulisan saya tentang menghadirkan “mekah” di diri kita).
Al Qur’an tentunya diturunkan bukan hanya tuk akherat saja. Tentunya agar orang Islam baik kehidupan duniawinya dan akheratnya. Banyak ayat2 yang mengatakan akan merugi bagi orang2 yang berfikir apakah tentang gunung, laut, sungai, nyamuk, unta, semut, lebah dan lainnya. Tentunya hal tersebut amat mewakili semua yang harus dipahami dalam kehidupan duniawi.
Jadi dapat saya artikan orang Islam yang sukses ‘islamnya’ apabila sukses dunia dan akherat. Arti kesuksesan tersebut tentunya sangat dipengaruhi oleh umur, situasi kondisi dan kemampuan masing-masing. Arti kesuksesan tiap orang tidaklah sama maka tentunya penghargaan dari Allah juga tergantung masing2 bahkan bisa sama tuk orang yang berbeda hasilnya.
Tuntunan dari Rasulullah berisi berbagai macam yang intinya adalah ‘change’ (berubah) change disini dapat diartikan lebih luas lagi adalah :
perubahan menuju yang lebih baik
diakui manusia punya kekurangan
diakui manusia tempat salah dan lupa
diberi kesempatan tuk berubah
Tuntunan agama (ibadah) sebenarnya punya ‘change’ masing2 terhadap orang yang berbeda2 dalam strata, ekonomi atau social. Tetapi memiliki inti yang sama yaitu ‘change’….kalau belum change berarti tidak ada fungsi apa guna ibadah itu.

III. Bagaimana Seharusnya Pengaruh Ibadah itu
Ibadah mempunyai fungsi utama masing masing. Misalnya ibadah puasa agar orang juga mersakan kelaparannya orang2 miskin dan lain-lain. Tujuan utama ibadah tentunya adalah bertaqwa kepada Allah. Dan tentunya ada tujuan duniawinya yaitu “change” dalam hidup. Ibadah adalah sebagai pengingat tuk bertaqwa kepada Allah, dari segi waktu pengingat ada yang periode pendek ada pula yang sekali seumur hidup (yang wajib aja), misalnya :
Sekali seumur hidup : haji
Setahun sekali : puasa dan zakat
Seminggu sekali : sholat jumat
Sehari 5 kali : sholat wajib
Dari segi waktu tentunya manusia harusnya mengalami change setiap waktu tuk menjadi lebih baik, utamanya setelah melakukan ibadah tersebut.
Tujuan atau manfaat utama ibadah adalah bertaqwa kepada Allah, tujuan lainnya dalam hubungannya dengan “change” misalnya :
Ibadah sholat, dikatakan baik bila mampu mencegah nahi mungkar dan meningkatkan amal maqruf.
Ibadah puasa, tentunya tuk merasakan bagaimana orang miskin saat dak bisa makan sehingga kita bisa lebih banyak sedeqah
Zakat, tentunya tuk meningkatkan amal harta kita
Haji, tentu tuk merasakan perjuangan Nabi Ibrahim dalam meningkatkan ketaqwaannya.
Hal ini menunjukkan alangkah hebatnya Islam itu, amat sangat detail termuat segala aturan hidup di dunia, dari bagaimana hubungan dengan Allah, dengan manusia (muamalah) dan hubungan dengan alam (lihat tulisan saya tentang alam). Tentunya kelengkapan hal aturan tersebut akan membuat manusia menjadi lebih baik di akherat dan dunia.
Bagaimana seharusnya pengaruh ibadah. Pengaruh ibadah sebenarnya ada dua hal yaitu yang tidak terukur dan yang terukur. Pengaruh ibadah :
1. Yang tidak terukur, adalah meningkatnya keiklasan dan pahala. Hal tersebut tidak dibahas di sini karena keiklasan urusan hati masing-masing orang dan pahala adalah urusan Allah. Kita pasrah aja
2. Yang terukur aja yang dibahas disini. Change itu dilihat dari profesinya masing-masing misalnya :
- kalau pelajar, setelah ibadah harusnya menjadi lebih giat belajar,,,,,,dan trus + pinter dst
- kalau pegawai menjadi semakin rajin bekerja
- kalau orang kaya menjadi + zakat dan sodaqohnya or membuka lapangan kerja
- kalau orang nganngur menjadi + rajin cari kerja or hilang malas bekerja
- kalau suami/istri menjadi semakin setia
- kalau anak menjadi semakin sholeh
- kalau orang tua menjadi semakin baik mendidik anaknya dan lain-lain
3. Perubahan tersebut bukan hanya terjadi saat ibadah berlangsung tetapi lebih utama adalah setelah ibadah tersebut terjadi, misalnya
- saat sebelum ramadhan, infaq biasanya 5000 rup
- saat pas ramadhan, infaq menjadi 10000 rup
- saat setelah ramadhan dan seterusnya, infaq seharusnya minimal 10000 rup, itulah yang disebut hal kecil dari change. Dan lain-lain
- ntar ramadhan tahun berikutnya meningkat lagi……dst
4. Maka apabila setiap orang mengalami perubahan kecil dalam hidupnya setiap saat, maka bangsa ini (orang Islam) pasti akan bertambah baik terus dan tambah maju bangsa ini. Makanya harusnya selain haji mabrur, ada puasa mabrur,,ada sholat mabrur,,ada zakat mabrur, ada muamalah mabrur, ada cinta lingkungan mabrur dan lain-lain.


IV. Bagaimana Mengelola Ibadah Agar Menjadi “Change” / Kesimpulan
Pengelolan ibadah menjadi change tentunya dimulai dari diri sendiri kemudian keluarga, setelah itu ke masyarakat. Beberapa langkah misalnya :
Kata AA Gym : mulailah dari diri sendiri, mulailah hal2 kecil, dan mulailah sekarang juga. Misalnya +sholat berjamaah di masjid (he,,,he,,malu aku, belum sembodo), shodaqoh yang meningkat, +senyum, +pinter/rajin, +disiplin bekerja, + menepati janji, buang sampah pada tempatnya, +hargai alam dan lain-lain
Budayakan hal-hal baik di keluarga masing-masing
Kelompok (Takmir, organisasi keislaman, kantor, sekolah, pabrik, bahkan pemerintah) perlu melakukan kegiatan yang terencana or terstruktur or terkurikulum yang jelas, dan ada target. (lihat missal tulisan saya tentang jum’atan)

V. Penutup
Tentunya tulisan diatas adalah versi saya sendiri, kalau berbeda pendapat adalah sah-sah saja. Mungkin ada kalimat yang kurang berkenan dan tidak tepat, itu dari saya pribadi dan saya mohon maaf sebesar-besarnya sekali lagi atas tulisan saya ini. Saya sangat berharap tentang kemajuan ‘umat Islam’ dimanapun berada.

Wassalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh

Bersambung suatu saat,

Hormat kami,
Burhan Barid,
kampungku tegalasri kab karanganyar