<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431</id><updated>2012-02-17T10:51:04.322+07:00</updated><category term='Muhammadiyah'/><title type='text'>NgalOr nGiduL</title><subtitle type='html'>ya,,,,mau kemana aja boleh,,,,arep ngidul,,,,arep ngalor,,sing penting SAE</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-4649722298165621195</id><published>2009-01-30T09:14:00.002+07:00</published><updated>2009-01-30T09:16:32.136+07:00</updated><title type='text'>Bahasa menunjukkan Bangsa” (bahasa / karakter / perilaku) ...jan-feb 2009</title><content type='html'>Bahasa menunjukkan karakter orang, keluarga bahkan lebih besar lagi adalah karakter bangsa. Bahasa disini diartikan bukan bahasa lisan tatapi bahasa perilaku. Bahasa memiliki derajat masing-masing dari yang paling rendah sampai paling tinggi.&lt;br /&gt;Ada beberapa bahasa :&lt;br /&gt;1. bahasa fisik&lt;br /&gt;2. bahasa lisan&lt;br /&gt;3. bahasa hati ‘ bicara tanpa bicara’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Beberapa Contoh kejadian :&lt;br /&gt; Beberapa hal yang bisa kita resapi misalnya kejadian2 dibawah ini :&lt;br /&gt;1. Lihat jalan2 dikampung sekarang. &lt;br /&gt;- Bahasa fisik : Polisi tidur merupakan bahasa fisik, dan apabila ngebut dijalan kemudian dikeroyok adalah bahasa fisik. Bahasa fisik terpaksa dikeluarkan karena yang ngebut ngak paham perasaan orang lain. Dia yang ngebut ngak paham bahasa fisik, lisan apalagi bahasa hati.&lt;br /&gt;- Bahasa lisan : ditunjukkan dengan tulisan or rambu2 lalulintas. Bahasa lisan yang halus adalah rambu2 lalulintas. Dan bahasa lisan yang kasar misalnya ‘ awas ngebut benjut’ ngebut timpuk dan lain2. Derajat seorang pengendara akan lebih baik apabila memahami bahasa lisan ini dan dia mematuhinya. Tapi sekarangpun amat sangat jarang orang mematuhi bahasa lisan ini.&lt;br /&gt;- Bahasa hati : ditunjukkan dengan mematuhi sesuatu dengan kesadaran sendiri entah ada tidaknya bahasa lisan. Misalnya memakai helm walau tempat sepi dan tidak ada polisi. Missal memakai sabuk pengaman walau jarak amat sangat dekat dan tanpa adanya peraturanpun. Derajat orang ini menjadi yang tertinggi dalam memahami bahasa. Hal tersebut sangat dipatuhi sebagian besar orang2 eropa atau jepang demi keselamatan dirinya, tanpa memperdulikan ada tidaknya polisi. &lt;br /&gt;2. Lihat demonstrasi mahasiswa sekarang,&lt;br /&gt;- Bahasa fisik : kemarahan mahasiswa ditunjukkan dengan membakar ban2 bekas dan apapun yang ada didepannya. Juga menimpuki polisi, hal itu terjadi memang karena kesalahan kedua belah pihak yaitu mahasiswa yang tidak mengerti bahasa fisik dan pemerintah yang juga tidak memehani bahasa tersebut. Pemerintah kadang juga serang mahasiswa.&lt;br /&gt;- Bahasa Lisan : ditunjukkan dengan koar2 di jalanan, di parlemen ataupun di kampus2 yang katanya menyuarakan suara rakyat. Tapi hal ini sebagian sembodo sebagian tidak, misalnya mereka bilang anti asing tetapi juga memakai baju or kendaraan buatan asing dll.&lt;br /&gt;- Bahasa hati : derajat orang ini yang tertinggi. Dia tidak perlu merusak asset pemerintah. Dia tidak perlu berkoar2 dikampus or diparlemen. Dia cukup berkarya nyata membantu masyarakat secara material, perbuatan or immaterial misalnya mengadakan perpustakan gratis, buku murah, pelatihan kerja lapangan, ngajak pemuda semangat hidup, membuat usaha yang mampu menyerap tenaga kerja,,,,dll…itulah jempol namanya. &lt;br /&gt;3. Lihat sumbangan bantuan,&lt;br /&gt;- Bahasa fisik : Bahasa fisik ditunjukkan oleh penyumbang dengan mengexploitasi kegiatan tersebut agar semua orang tau. Menunjukkan saat menyumbang boleh2 saja sih, tapi saat ini cenderung udah berlebihan. Sedang penerima sumbangan berebut tanpa malu sengol kanan kiri asal memperoleh jatahnya. Bahkan tanpa malu orang yang seharusnya ngak dapat sumbangan (pemuda tangguh) eh ikut antri sumbangan,,,,,wah,,wah. &lt;br /&gt;- Bahasa Lisan : Bahasa lisan emang perlu misalnya laporan keuangan yayasan (dari sumbangan) di Koran or laporan terhadap anggotanya.  Dalam hal ini baik2 saja agar audit penyumbang dan yang disumbang jelas,,,,agar si penyumbang lebih iklas lagi. Asal masih dalam taraf wajar saja&lt;br /&gt;- Bahasa hati : Bahasa hati ditunjukkan apabila tangan kanan menyumbang tangan kiri tidak tau. Udah dilakukan tapi dalam uang yang amat sangat terbatas misalnya infaq jumatan (ya paling2 hanya pol Rp5000 aja). Ini sebenarnya derajatnya tinggi tapi beberapa hal mempunyai kelemahan dalam hal audit dan termasuk yang kita pasrahi uang tersebut (apalagi dalam jumlah besar). Kalau tentang sumbangan emang sebaiknya merupakan perpaduan bahasa hati dan bahasa lisan sama2 baiknya.&lt;br /&gt;4. Lihat hubungan tua-muda, tua-tua, muda-muda sekarang, &lt;br /&gt;- Bahasa fisik : Bahasa fisik ditunjukkan oleh sikap yang mudah tersinggung kemudian adu fisik antar kelompok atau generasi. Penyelesaian masalah dilakukan dengan cara-cara kekerasan. Perebutan lahan, penentuan caleg (politik), diskusi, rapat warga dan lain-lain apabila di jumpai kebuntuan musyawarah maka penyelesaiannya adu kuat/otot antar kelompok. Liat aja antara AKPB (kebangsaan) dan FPI tentang ahmadiyah. Liat aja perebutan antar kantor partai. Liat aja perebutan batas kampong. Liat aja massa masuk saat rapat DPRD. Mungkin paling sederhana melupakan dan tidak ada pengorhormatan dari yang muda pada yang tua dalam suatu kelompok, yang tua dianggap pernah salah dan yang muda sok pinter. Or sebaliknya juga yang tua tidakpercaya yng muda, jadi sami mawon.&lt;br /&gt;- Bahasa Lisan : Bahasa lisan ditunjukkan dengan aturan yang tertulis (Undang-undang atau hukum agama) dalam hubungan antar manusia dari keluarga sampe Negara. Bahasa lisan juga ditunjukkan dengan setiap permasalahan dilakukan dengan musyawarah or diskusi bahkan voting/ pemilu. Syarat musyawarah tentunya dilakukan dengan apa adanya, berlapang dada dan siap apapaun/iklas yang diputuskan bersama. Siapkah kita bermusyawarah? Belum tentu…kalau dak siap bisa jadi bahasa fisik, bahaya ini. Permasalahan lisan paling ujung/ terpaksa adalah dengan pengadilan. Jadi pengormatan muda-tua or sesama manusia di atur oleh undang-undang atau hukum agama.&lt;br /&gt;- Bahasa hati : Bahasa hati ditunjukkan apabila manusia mampu beradaptasi secara nyaman di setiap waktu dan tempat, tentunya ini amat sulit. Hal ini tentunya bisa terjadi apabila manusia memiliki pendalaman muamalah yang benar, baik dan pas sesuai tempat dan waktu. Semakin banyak silaturahmi semakin banyak teman semakin saling memahami teman. Jadi tanpa disuruh undang-undang pun, manusia seperti ini akan mengormati atau tenggang rasa dengan orang lain. Pada masa lalu sangat banyak dijumpai orang-orang yang memiliki bahasa hati ini. Syarat menjadi manusia ini tentunya tidak ringan misalnya berlapang dada, iklas dan rendah diri (ya contoh aja Muhammad saw)&lt;br /&gt;5. Lihat hubungan manusia-alam sekarang, &lt;br /&gt;- Bahasa fisik : Bahasa fisik ditunjukkan oleh apabila manusia ada ketidakcocokan dengan alam. Misalnya dengan menebangi hutan tanpa kendali. Orang membuang sampah seenaknya. Banyak orang di Negara ini apapun profesinya (guru, kyai, pegawai, pejabat atau lainnya) sering buang sampah sembarangan, liat aja saat beliau-beliau naik mobil, pasti buang sampah di jalanan. Kasihan kau alam, dikhianati manusia. Jadi banjir tu salah manusia sendiri.&lt;br /&gt;- Bahasa Lisan : Bahasa lisan ditunjukkan dengan aturan berupa jangan tebangi pohon, jangan coret2 pohon, jangan buang sampah sembarangan, hemat air dan lain-lain. Hal ini bisa dilakukan apabila ada aturan yang tegas. Biasanya orang ini kadang tidak menaati peraturan tersebut apabila tanpa ada pengawasan.  &lt;br /&gt;- Bahasa hati : Bahasa hati ditunjukkan apabila tanpa disuruh, ada orang yang melakukan pengabdian lingkungan tanpa pamrih. Contohnya pada saudara2 kita yang dapat kalpataru lingkungan. Atau yang sederhana liat anak SD/MI yang buang sampah di tempat sampah, yang sampahya terpaksa dikantongin dulu apabila belum ada tempat sampah. Atau mungkin kita yang suka menanam pohon di kebun/halaman rumah kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Posisi Diri Kita dan Bangsa ini&lt;br /&gt;Derajat bahasa menunjukan bangsa. Walaupun pada khasus2 tertentu bahasa terendah (fisik) cocok dilakukan, tetapi secara umum posisinya sebagai bahasa terendah. Derajat bahasa sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Bahasa fisik menjadi bahasa terendah dalam pergaulan antar manusia atau bangsa. Karena hanya mengandalkan fisik tuk menyelesaikan masalah. Kalau harga diri bangsa dijatuhkan sampai titik terendah mungkin hal ini perlu misalnya perang.&lt;br /&gt;2. Bahasa lisan menjadi bahasa tengah-tengah dalam pergaulan antar manusia. Karena setiap perbuatan perlu dijelaskan dengan aturan agar manusia mengikutinya. Bahasa ini posisinya bisa menjadi tertinggi kalau tuk mengatur agar ada kepastian hukum sehingga menjadi jelas dan saling menghargai. Misalnya hukum agama, agar orang mematuhi jalan lurus secara jelas. &lt;br /&gt;3. Bahasa hati menjadi bahasa tertinggi dalam pergaulan antar manusia. Karena setiap perbuatan, manusia sudah memiliki kesadaran dari dirinya tuk berbuat yang baik dan benar sesuai pada tempat dan waktunya.&lt;br /&gt;Bangsa ini pada posisi apa sebenarnya. Kalau bicara bangsa ini secara langsung sebenarnya kita bicara umat Islam (sebagai mayoritas). Sebagian besar orang Indonesia sekarang sangat sulit tuk menahan emosi or tidak sabar, jadi akibatnya Bahasa fisik yang digunakan. Mengapa bangsa ini menjadi begini, ada beberapa ulasan, (versi saya sendiri lo) :&lt;br /&gt;1. Tidak ada suri tauladan dari pimpinan formal atau non formal&lt;br /&gt;2. Tokoh agama kadang mengatasnamakan agama tuk tujuan tertentu yang kurang baik&lt;br /&gt;3. Penyampaian budi pekerti lewat agama belum mengena (mungkin metodologinya perlu diperbaiki) (lihat tulisan saya tentang pembelajaran yang fun dan lainnya)&lt;br /&gt;4. Tidak ada gerakan bersama tuk berubah menjadi lebih baik. Pimpinan bangsa ini mengunakan langkah taktis saja, tanpa langkah strategis, mau apa sih bangsa ini??????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Bagaimana sebaiknya Kita (or bangsa Ini) / Kesimpulan&lt;br /&gt; Pengelolaan bangsa tuk memahami bahasa yang lebih baik tentunya dimulai dari diri sendiri kemudian keluarga, setelah itu ke masyarakat. Beberapa langkah misalnya :&lt;br /&gt;1. Kata AA Gym : mulailah dari diri sendiri, mulailah hal2 kecil, dan mulailah sekarang juga. Mulailah kurangi bahasa fisik, usahakan menjadi bahasa lisan. Hal ini tentunya berproses dengan melatih ketenangan hati.&lt;br /&gt;2. Budayakan hal-hal baik di keluarga masing-masing&lt;br /&gt;3. Apabila menjadi  orang biasa / senior / kepala keluarga / pimpinan di level apapun jadilah suri tauladan bahasa hati semampu dan semaksimal mungkin. (lihat missal tulisan saya tentang Change)&lt;br /&gt;Tentunya tulisan diatas adalah versi saya sendiri, kalau berbeda pendapat adalah sah-sah saja. Maaf kalau ada ketersinggungan atau pengambilan kata yang tidak pas, kan lagi belajar,,,he,,he….&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung suatu saat, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami, &lt;br /&gt;Burhan Barid, &lt;br /&gt;kampungku tegalasri kab karanganyar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-4649722298165621195?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/4649722298165621195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=4649722298165621195' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4649722298165621195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4649722298165621195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2009/01/bahasa-menunjukkan-bangsa-bahasa.html' title='Bahasa menunjukkan Bangsa” (bahasa / karakter / perilaku) ...jan-feb 2009'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-1568866564411606930</id><published>2009-01-08T17:44:00.002+07:00</published><updated>2009-01-08T17:51:06.653+07:00</updated><title type='text'>NGELMU “JUMPING” loncatan yang lebih dari biasanya Cen rodo aneh,,,,,,,, Oleh mas Burhan, januari 2009 (jilid 1)</title><content type='html'>Sebelum membaca tulisan ini, sebaiknya baca dulu (Tul : Sebab Akibat dan Mangga,,…tentang pelem dikarbit dan CHANGE….. yang telah dikeluarkan sebelumnya……&lt;br /&gt;Orang di dunia ini tentu amat sangat bermacam-macam dalam segala hal (bhinneka tunggal ika-lah) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ada yang pinter bahkan super pinter ,,,,banyak yang bodo &lt;br /&gt;- ada yang kaya dan super kaya,,,buanyak yang miskin&lt;br /&gt;- ada yang huuebat,,,buanyak yang tidak hebat,,,,,,dan lain-lain.&lt;br /&gt;Dari orang yang bermacam masing masing mempunyai prinsip hidup/ moto hidup yang berbeda-beda. Dan kadang berubah-ubah setiap waktu atau tetap sepanjang waktu sangat tergantung perjalanan hidupnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Beberapa moto hidup…..(moto umum loo…)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Misalnya ada orang punya moto “hidupku kayak air mengalir”, kemana aku hidup ke situkah aku mengikuti. Ada keunggulan moto ini misalnya Bahwa air mempunyai kekuatan yang hebat, bisa meruntuhkan batu walau sedikit demi sedikit dan lama, sehingga dibutuhkan kesabaran yang hueebat tuk melakukan sesuatu. Kelemahan moto ini adalah kadang kita membiarkan hanyut di air tuk mengalir kemanapun air suka…(bukan kita yang mengarahkan, tapi air yang mengarahkan), dan kadang arah airpun kemana…… menjadi alasan tuk kita hanyut. Kalau hanyutnya dalam kebenaran dakpapa, tapi kebanyakan hanyut dalam kenikmatan dunia yang kurang tepat. Jadi hanyut yang diarahkan menuju kesemuan aja,,,wah,sok filosofis,,he,,he &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hidup kayak pohon pisang. Batang/debok  pisang dipukuli or digarit garit tetap kuat, dipotong pun akan tumbuh lagi. Pohon pisang baru mati setelah berbuah-setelah merasa member manfaat pada pihak lain dan dia pasti akan menurunkan keturunannya/tunas pisang. (detilnya lihat tulisan saya tentang Pohon Pisang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hidup kayak kupu kupu, orang puasa sering menggunakan perumpamaan kupu2. Kelebihan moto ini adalah bahwa setiap orang yang moralnya kurang baik (ulat) kemudian kepompong (puasa) bisa menjadi lebih baik (kupu2). Tapi kebanyakan ilustrasi tersebut hanya berhenti di kupu2,,padahal kupu2 kan juga bertelur la telurnya akan menjadi ulat dstnya. (detailnya liat tulisan saya kupu-kupu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hidup kayak lebah. Ilustrasi lebah ini sering digunakan sebagai penghasil madu, kemudian tak boleh diganggu-kalau diganggu marah (menyengat). Dan selalu hinggap ditempat yang bersih. Organisasinya mapan-rumahnya juga member inspirasi pada bidang ilmu lainnya (sipil-arsitektur dll). Ada penelitian yang mengatakan bahwa perubahan lingkungan (polusi) akan mempengaruhi pada hasil madu dan perilaku lebah tersebut. Jadi pertahanan kualitasnya pada titik tertentu menjadi kurang ‘pas’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hidup pragmatis ada dua jangka pendek dan jangka panjang. Pragmatis jangka pendek adalah hanya berpikir bagaimana besok makan. Kalau pragmatis jangka panjang sebatas target-target duniawi saja yang sebatas sekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak punya moto hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Danlain lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh diatas hanya sebagian kecil moto hidup seseorang. Ada juga orang mempunyai beberapa moto hidup. Ada juga orang punya moto hidup tapi tidak menyadarinya, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa itu ‘NGELMU JUMPING”(dalam arti +)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jumping adalah loncatan. Jadi kalau urutan langkah dari yang rendah adalah diam-jalan lambat-jalan-jalan cepat-lari-dan jumping. &lt;br /&gt;Apa bedanya :&lt;br /&gt;• Diam, langkah hidupnya lebih banyak menjadi benalu bagi yang ditumpangi. Sama sekali tidak ada langkah tuk berbuat apapun tuk menghasilkan sesuatu. Sederhananya seperti pengemis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jalan lambat, dia ikut orang lain (bekerja pada orang lain) dengan benar tetapi karena keadaan or karena takut sehingga tidak ada satu ide apapun tuk meningkatkan karir di pekerjaannya. Hanya sebatas ikut kemana air mengalir tanpa protes dan tanpa ide baru. Mungkin seperti robot tapi manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jalan, dia juga bekerja pada orang lain dengan benar dan ada sedikit ide yang membuat tempat kerjanya lebih bergairah. Idenya baru sebatas mengairahkan kerja dirinya dan sekitar dalam arti terbatas dan belum terekpos keluar atau belum memberi inspirasi pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jalan cepat,  ini bisa dua hal yaitu bekerja pada orang lain dan bekerja di usahanya sendiri. Bekerja pada orang lain dengan memiliki ide yang sering dipakai demi kemajuan perusahaannya. Tentunya orang ini telah mencapai level tertentu agar idenya digunakan misalnya kepala bagian / direktur (bukan ekor harimau tetapi badan or leher harimau-lah). Atau orang yang memiliki usaha sendiri walau kecil, dimana dia bisa mengembangkan idenya tuk  memajukan usahanya (kepala ayam kecil2lan). Usaha itu luas bisa jenjang pendidikan, bisa ekonomi, bisa ketokohan dan lain-lain. (lihat tulisan saya lebih baik menjadi kepala ayam daripada ekor harimau)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Lari, ini berupa orang yang mencapai top level pada bidangnya yang berjenjang teratur. Misalnya kalau pendidikan ya doctor/professor. Kalau ekonomi ya kaya/pimpin industry kecil/besar. Kalau politik ya jabatan strategis dll.  Tentunya tuk mencapai ini dengan standar baku yang ada di masyarakat/Negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jumping&lt;/span&gt;, ini merupakan kenaikan level yang bisa dikatakan ajaib (loncat dari biasanya). Amat jarang orang mengalami hal ini, bahkan sulit kalau direncanakan. Kadang jumping datangnya tiba2, kalaupun direncanakan perlu ekstra kerja keras. Perlu orang yang tahan banting. &lt;br /&gt;Beberapa orang mengalami sekali jumping, ada pula yang beberapa kali jumping. Jumping disini berupa loncatan yang lebih dari biasanya yang kadang tidak disangka2….kadang dia sendiri berpikir-kaget koq aku bisa menjadi ini sihh,,,,,kaget pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Jumping/loncatan bisa berupa ekonomi, politik, social, pendidikan atau lainnya. Setiap manusia dapat mengalami jumping dan pasti diberi kesempatan tuk jumping tapi kita kadang tidak menyadarinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh orang yang mengalami jumping (walau sebagian dah surut lagi loo)…..&lt;br /&gt;1. Nabi Muhammad, setelah berdiam diri di gua qiro’ kemudian disemangati istrinya, mengalami jumping dech&lt;br /&gt;2. Isaac Newton, setelah melempar apel timbul inspirasinya hokum newton (gravitasi). Mirip dengan Archimedes, byuuur-eureka……&lt;br /&gt;3. AA Gym&lt;br /&gt;4. Barack Obama&lt;br /&gt;5. Kamu sendiri&lt;br /&gt;6. Teman kita&lt;br /&gt;7.      Kita (bisa koq jumping kecil2 lan)&lt;br /&gt;Bersambung……………………………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. B&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;agaimana kita bisa JUMping&lt;br /&gt;IV. Kesimpulan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bersambung  jumping jilid 2.....tunggu aja,,,ya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-1568866564411606930?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/1568866564411606930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=1568866564411606930' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/1568866564411606930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/1568866564411606930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2009/01/ngelmu-jumping-loncatan-yang-lebih-dari.html' title='NGELMU “JUMPING” loncatan yang lebih dari biasanya Cen rodo aneh,,,,,,,, Oleh mas Burhan, januari 2009 (jilid 1)'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-4125069199618515308</id><published>2008-11-05T11:36:00.002+07:00</published><updated>2008-11-05T11:37:49.969+07:00</updated><title type='text'>PENDAPAT ORA MUTU, just pendapat pribadi saya “sHolat KhUsUK”</title><content type='html'>Banyak buku telah menulis apa itu dan bagaimana rasanya sholat yang khusuk. Sebagian difinisinya telah saya dari buku-buku tersebut. Tetapi sampai hari ini saya belum mendapatkan difinisi yang pas menurut hati saya. Tetapi mohon maaf yang sebesar besarnya kalau difinisi saya ini ora mutu (hanya sebatas perasaan saja) dan pasti yang membantah buanyak……..Saya mendifinisikan sebatas konsentrasi penuh pada Illahi (Allah swt). Konsentrasi seperti apa,….itu yang membuat aku bingung. Bagaimana bisa kita melupakan sejenak hidup untuk konsentrasi kepada Allah, itulah yang sulit bagi saya pribadi…Ya seperti nabi dan ali bin abi tolib sholat,,,,,&lt;br /&gt;(moga2 dan mungkin bapak/ibu berbeda dengan saya-mungkin sudah bisa khusuk dengan konsentrasi penuh)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berkali kali saya coba, dan gagal lagi2 gagal lagi…….saya pribadi sholat masih sebatas (maksimal) kebutuhan, kayak kebutuhan makan aja,,,tanpa melihat gizi…asal makan kenyang aja…….belum sampai apa gizinya,,,,bagaimana cara makan yang sopan dll…….malu saya. Dan tentunya tentunya setiap manusia akan berusaha tuk menjadi lebih baik…(lihat tulisan saya (CHANGE)……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat apa kita bisa melupakan sejenak…………..aktifitas hidup……….bayangan hidup…..T&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ernyata saya dapat inspirasi saat saya,,,,maaf EEK (buang air besar). Saat buang air besar tu, saat ngeden (sekuat tenaga ingin mengeluarkan air besar kita) saat itu pula kita lupa segalanya…….konsentrasi penuh pada bagaimana kita mengeluarkan air besar itu…………begitu keluar,,,,,,hati ini terasa PLOOOOONG-nikmat….lega rasanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita bisa melakukan seperti itu, karena kita konsentrasi pada satu titik………konsentrasi pada bagaimana itu keluar,,,,,,,,,,,(maaf makanya saat di WC kita tidak boleh menyebut asma Allah atau baca Al Qur’an, mungkin soal konsentrasi tuu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya saat di masjid/mushola/kamar, saat kita sholat tempatnya indah, suasananya tenang , hati bersih, baju bersih dll harusnya kita bisa konsentrasi lebih baik,,,,,menuju ke satu titik……dan harusnya setelah sholat ada rasa PLOONG,,,,lega-nikmat. Kalau belum seperti itu tentunya menurut pendapat saya belum khusuk. Saya sendiri amat sulit membuat seperti itu. Berarti kalau belum ada rasa (maaf cuma bayangin contoh kasus diatas),,,,,maka masih ada yang perlu diperbaiki dengan sholat kita. Sholat sebagai tiang agama adalah sholat yang PLOOONG-nikmat. (Bukan hanya plong telah mengerjakan sholat loo beres, tapi plong lega-nikmat). Sholat yang plong-nikmat tu yang membuat hidup lebih tentram dan berikutnya lebih baik. Karena apabila kita hanya asal sholat makanya yang terjadi hidup naik turun-ngak jelas….dll. sholat tapi bayangin dll juga…he,,he……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bagi diriku sendiri dan semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : tunggu tulisan saya…sholat hubungannya dengan sabuk pengaman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-4125069199618515308?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/4125069199618515308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=4125069199618515308' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4125069199618515308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4125069199618515308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/11/pendapat-ora-mutu-just-pendapat-pribadi_05.html' title='PENDAPAT ORA MUTU, just pendapat pribadi saya “sHolat KhUsUK”'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-1783592844294316380</id><published>2008-10-20T14:58:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T15:23:49.070+07:00</updated><title type='text'>.....Perjalanan ke sirkuit GP SEPANG......</title><content type='html'>ass wr wb&lt;br /&gt;...Perjalanan ke Sepang......&lt;br /&gt;posisi saya di Batu Pahat terletak antara Johor Bahru dan KL (kuala Lumpur),,,,hampir tengah-tengahlah...............&lt;br /&gt;he,,,he,,,tuk lihat ROSI direwangi,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. dimulai dari 18 oct 08 berangkat dari UTHM (batu Pahat)naik Bas&lt;br /&gt;   ke kluang dengan RM 3,8 or 3 RM 80 sen (RM 1 = 2800 rupiah, RM 1 = 100 sen)&lt;br /&gt;   berangkat hari sabtu 18 oct sore hari/bar magrib lah....sampai di Kluang jam 8-an (WM)&lt;br /&gt;   NB : waktu Malay dan Ind selisih 1 jam, Magrib di Ind jam 17.30 WIB = diMalay jam 18.30   Waktu malay &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dari Kluang ke Seremban, tunggu kereta api (KTM)- karena kereta api berangkat jam 00.50 WM......jadi   tidur2ran lah di Kluang.....Alhamdulillah di sini relatif aman....&lt;br /&gt;  sambil nunggu kereta api, kami ber6 (3 dari UNDIP + 3 dari UNY) makan dulu lah nasi goreng kampung Malay..tuk makan rata-rata  RM 4 lah (3-5 RM)....&lt;br /&gt;nak kereta api kelas dua RM 19.....hampir semua kereta api ber AC walaupun kelas ekonomi&lt;br /&gt;hanya beda jenis tempat duduknya aja.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. sampai di Seremban (pinggiran KL-mungkin bekasinya jakarta kalik),,,naik lagi komuter ke kota Nilai...RM 4 lah....&lt;br /&gt;NB : kami keblasuk sampe bandar Selatan...he..he jadi keblabasen,,he,,he,,maklumlah,,belum tau..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. trus dari kota Nilai ke Sepang naik bas, RM 1,1......tapi diperas sama sopirnya menjadi RM 2...he..he.....maklum,,,pendatang&lt;br /&gt;posisi sepang ternyata jejer dengan KLIA (bandara KL)&lt;br /&gt;wah sama sopirnya mau diturunin jauuuuuuuuuh sekali dari sirkuit (arep diapusi ke 2 kalinya)...ternyata yang naik bas sebagian besar TKI yang mau nonton GP,,,sehingga semua marah,,,(kayak di Indonesia ya di dalam bisnya),,,sopirnya takut,,,,,terus terpaksa deh kita ikut nikmat,,pas diantar didepan pintu masuk sirkuit.......&lt;br /&gt;ikut untung,,,he,,hengak jauh2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. trus masuk ke sirkuit, bayar RM 200, karena kita dapat menunjukkan kartu pelajar maka di discount,,,,bayarnya menjadi RM 40,,,,,pas bisa liat di pinggir start......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung ya,,,tuk tulisan di dalam sirkuit....&lt;br /&gt;dan pic-nmya juga menyusul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-1783592844294316380?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/1783592844294316380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=1783592844294316380' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/1783592844294316380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/1783592844294316380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/10/perjalanan-ke-sirkuit-gp-sepang.html' title='.....Perjalanan ke sirkuit GP SEPANG......'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-3891035566358762309</id><published>2008-10-18T06:15:00.004+07:00</published><updated>2008-10-20T15:28:20.235+07:00</updated><title type='text'>3 Hari pertama di Negeri JIRAN</title><content type='html'>ass...&lt;br /&gt;saudara2 semuanya&lt;br /&gt;alhamdulillah, saya dapet program sandwich dari DIKTI tuk memperdalam &lt;br /&gt;ilmu selama 4 bulan di UTHM (University Tun Hussen Onn Malaysia) antara&lt;br /&gt;bulan oktober 2008 - januari 2009...tepatnya di Batu Pahat Johor&lt;br /&gt;tentunya setiap bangse punya kelebihan dan kekurangan masing2&lt;br /&gt;disini. disini saya coba ambil beberapa kelebihan tuk&lt;br /&gt;diambil sebagai contoh tuk bangsa kita........&lt;br /&gt;tentunya ini masih di intern kampus aja,,,,,,,,,karena&lt;br /&gt;selama 3 hari ini belum pusing-pusing keluar kampus&lt;br /&gt;(pusing2 = muter2)&lt;br /&gt;beberapa kelebihan misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. menghargai tamu, begitu saya sampai di bandara&lt;br /&gt;   johor bahru, kami disambut bak turis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. budaya antri, emang kami orang indonesia yang baru tiba disana&lt;br /&gt;   lupa antri,,eh disindir dech,,malu rasanya&lt;br /&gt;   makan-urus admisnistrasi dll antri lah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. sangat cinta/bangga dengan negara Malaysia.....bendera dimana2 dikampus ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. mau melayani kami kemanapun........dengan senyum &lt;br /&gt;    (dadi prekewuh dewe...he.....he)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. menghargai pimpinan,,,,,saat doa jumatan salah satu doanya pada pimpinan2     bangse   ini (malay dan johor) baik yang telah mati atau masih hidup...beda dengan kita ......-yang pro suharto anti sukarno - yang pro sukarno anti suharto - yang pro amin anti suharto - yang pro mega anti sby - yang pro sby anti mega - dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. dikampus tidak ada yang rokok satupun,,,sipapapun dia......beda dengan di kampus saya...he...he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. sampah2 juga tidak ada,,,,,beberapa tempat relatif bersih,,,tidak ada orang buang sampah sembarangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. tempat relatif aman.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambang tulisan ini tuk hari2 selanjutnya selama saya di neggeri JIRAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wass&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-3891035566358762309?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/3891035566358762309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=3891035566358762309' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/3891035566358762309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/3891035566358762309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/10/3-hari-pertama-di-negeri-jiran.html' title='3 Hari pertama di Negeri JIRAN'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-3191200438263993959</id><published>2008-09-27T13:27:00.003+07:00</published><updated>2008-09-27T13:41:30.091+07:00</updated><title type='text'>TUNGGU JUDUL TULISAN SAYA BERIKUTNYA..............</title><content type='html'>ass&lt;br /&gt;ya.....latihan lah....&lt;br /&gt;mungkin ada yang melirik tulisan saya&lt;br /&gt;ya alhamdulillah.....misal &lt;strong&gt;penerbit&lt;/strong&gt; yang tertarik&lt;br /&gt;...he..he......emang sebagian besar pendapat saya pribadi&lt;br /&gt;yang mencoba lain dengan yang lain dengan pendapat umum&lt;br /&gt;ada beberapa judul yang lagi proses misalnya&lt;br /&gt;1. NEGERI SPANDUK&lt;br /&gt;2. Antara pake sabuk pengaman dan sholat&lt;br /&gt;3. Bahasa Menunjukkan bangsa&lt;br /&gt;4. Ilmu Pohon Pisang&lt;br /&gt;5. Infaq dengan uang Lusuh/sobek???&lt;br /&gt;6. Hilangnya sebuah sandal jepit&lt;br /&gt;7.Titik Ikhlas&lt;br /&gt;8. Otak&lt;br /&gt;9. Pohon yang Menangis&lt;br /&gt;10. Lebih baik jadi Kepala Ayam&lt;br /&gt;11. Sebatas apa usaha Keras itu???&lt;br /&gt;12. Koreksi "Esensi Islam"&lt;br /&gt;13. Beratnya "Iman" terus-menerus&lt;br /&gt;14. Menghadirkan Mekah di rumah kita&lt;br /&gt;15. Antara Ngeden maaf 'eex' dan khusyuknya Sholat&lt;br /&gt;16. Ada apa dengan bulan Romadhon&lt;br /&gt;17. dan lain2.......masih ada 30an lebih judul menyusul&lt;br /&gt;..........&lt;br /&gt;mungkin terbit 1 judul per 1 bulan sekali +.....&lt;br /&gt;wass...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-3191200438263993959?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/3191200438263993959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=3191200438263993959' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/3191200438263993959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/3191200438263993959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/09/tunggu-judul-tulisan-saya-berikutnya.html' title='TUNGGU JUDUL TULISAN SAYA BERIKUTNYA..............'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-547476717647373801</id><published>2008-09-08T08:47:00.000+07:00</published><updated>2008-09-08T08:49:41.744+07:00</updated><title type='text'>omahku</title><content type='html'>&lt;div  style="width:420px"&gt;&lt;iframe src="http://wikimapia.org/s/#lat=-7.595557&amp;lon=110.9547553&amp;z=18&amp;l=0&amp;m=a" width="420" height="340" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br&gt; &lt;center&gt;&lt;span style="font-size:9px;"&gt;&lt;a href="http://wikimapia.org/9822814/Rumah-Kebon-Bp-Abdul-Basir"&gt;Rumah &amp; Kebon Bp Abdul Basir on Wikimapia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-547476717647373801?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/547476717647373801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=547476717647373801' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/547476717647373801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/547476717647373801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/09/omahku.html' title='omahku'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-2443776940112627355</id><published>2008-09-07T13:40:00.000+07:00</published><updated>2008-09-07T13:44:17.716+07:00</updated><title type='text'>CHaNge......peRUBah-an</title><content type='html'>Jepang dak punya Allah swt&lt;br /&gt;Jepang dak punya Muhammad swt&lt;br /&gt;Tapi mengapa kita kalah dengan mereka yang tidak punya keduanya&lt;br /&gt;Ada apa ini…………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Sekilas Pengantar Posisi Sekarang (1945-2008)&lt;br /&gt;Kita umat Islam ‘jujur’ ketinggalan dalam segala hal apa itu politik, ekonomi, budaya apalagi ilmu pengetahuan. Padahal kita punya Allah swt dan kita punya Muhammad saw. Mengapa hal ini terjadi, tentunya bukan karena Allah-nya atau Muhammad-nya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa buku dan ilmu pengetahuan yang mengacu dari wahyu Allah (Al Qur’an) dan juga dibuktikan dengan pengakuan dunia lewat buku dan sejarah tentang hebatnya Muhammad saw.&lt;br /&gt;Orang barat, orang jepang, dan orang china (yang non Muslim) tidak punya Allah swt yang serba Maha, tidak punya orang yang super hebat ‘ Muhammad’…..tetapi mengapa meraka bisa semaju ini dan kita selalu keteteran dalam segala hal. Apa yang salah dalam diri kita ya…..mungkin beberapa hal tersebut misalnya :&lt;br /&gt;Tuntunan agama (ibadah) masih seremonial belaka&lt;br /&gt;Tuntunan hanya satu target yaitu akherat. Kadang kyai bilang ngakpapa rugi dunia asal tidak rugi akherat. Ini ada baiknya dan ada buruknya kadang kita ngak semangat hidup didunia kita hanya semangat ibadah ritual aja terus.&lt;br /&gt;Pendalaman agama umunnya diutamakan pada saat ibadah tersebut berlangsung, bukan pada akibat yang terjadi setelah ibadah tersebut dilakukan. Tuntunan agama hanya ngeh saat pas dilaksanakan saja. Beberapa contoh misalnya :&lt;br /&gt;-         Bulan romadhon, setiap bulan romadon ini semua orang berlomba2 tuk beramal apapun yang baik2,,,sodaqoh lebih banyak, sholat sunah lebih banyak, banyak senyum dll. Mengapa semua yang baik2 harus menunggu saat romadhon…(lihat tulisan saya tentang lailatul qodar dan Ramadhan). Tetapi setelah romadon kembali seperti semula…..he,he..&lt;br /&gt;-         Bulan haji,,,,,,,(idem)…saat haji sip, setelah haji kembali seperti semula. Padahal haji mabrur adalah penilaan setelah dilakukan haji, bukan saat hajinya.&lt;br /&gt;Pendidikan agama di sekolah kurang mengenai sasaran. Hanya melatih otak kiri saja (intelejent yaitu hapalan dan ilmu pasti) tanpa melatih otak kanan yaitu tentang kreatifitas, ide, aspek social dan motivasi. Termasuk ceramah2 agama belum kreatif dalam penyajian ataupun metodologinya sehingga cenderung membosankan bagi yang muda.&lt;br /&gt;Semua kelompok mau menang sendiri, belum menciptakan musuh bersama. Orang islam kalau merasa dak ada musuh maka pasti akan perang sendiri. …dimanapun..memalukan. Misalnya saling merasa benar dalam menentukan awal Ramadahn atau idul fitri…..dan lain-lain&lt;br /&gt;Tidak menghargai kemampuan orang lain. Ada kyai sok pinter tentang astronomi (bulan misalnya), ada ahli kimia sok kyai, ada dokter sok politik, dll…..emang sih ada dan boleh2 aja kyai yang ahli kimia or lainnya tapiitu dikitt….Tetapi yang sekarang terjadi buanyak orang merasa ahli di bidang apapun. Harusnya saling menghargai tiap keahlian,,,,bolehlah ahli apapun tetapi hargai dong orang lain (asal tidak kebangetan)&lt;br /&gt;Beberapa hal diatas membuat saya berfikir, harusnya setiap kegiatan ibadah berikutnya ada “change” jadi bukan hanya just ibadah seharusnya setelah itu ‘change’. Mungkin kata kunci ini yang tidak dimiliki orang islam sehingga tidak maju2 duniawinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Apa itu Change&lt;br /&gt;Selama ini tuntunan agama lebih menunjukkan seperti pelarian or seperti just kontemplasi or seperti just ketenangan hidup saja or just ketenangan batin saja or just unsur akherat or just aja. Hal tersebut memang ada benarnya dan boleh2 saja, tetapi sebagian umat kita hanya berhenti di situ saja. Jadi maaf ‘seperti dzikir’ hanya berhenti seperti ekstasi or ganja saja dalam arti lain tuk mencari pelarian dan ketenangan hidup sesaat, kemudian kembali lagi ke kehidupan semula (lihat tulisan saya tentang menghadirkan “mekah” di diri kita).&lt;br /&gt;Al Qur’an tentunya diturunkan bukan hanya tuk akherat saja. Tentunya agar orang Islam baik kehidupan duniawinya dan akheratnya. Banyak ayat2 yang mengatakan akan merugi bagi orang2 yang berfikir apakah tentang gunung, laut, sungai, nyamuk, unta, semut, lebah dan lainnya. Tentunya hal tersebut amat mewakili semua yang harus dipahami dalam kehidupan duniawi.&lt;br /&gt;Jadi dapat saya artikan orang Islam yang sukses ‘islamnya’ apabila sukses dunia dan akherat. Arti kesuksesan tersebut tentunya sangat dipengaruhi oleh umur, situasi kondisi dan kemampuan masing-masing. Arti kesuksesan tiap orang tidaklah sama maka tentunya penghargaan dari Allah juga tergantung masing2 bahkan bisa sama tuk orang yang berbeda hasilnya.&lt;br /&gt;Tuntunan dari Rasulullah berisi berbagai macam yang intinya adalah ‘change’ (berubah) change disini dapat diartikan lebih luas lagi adalah :&lt;br /&gt;perubahan menuju yang lebih baik&lt;br /&gt;diakui manusia punya kekurangan&lt;br /&gt;diakui manusia tempat salah dan lupa&lt;br /&gt;diberi kesempatan tuk berubah&lt;br /&gt;Tuntunan agama (ibadah) sebenarnya punya ‘change’ masing2 terhadap orang yang berbeda2 dalam strata, ekonomi atau social. Tetapi memiliki inti yang sama yaitu ‘change’….kalau belum change berarti tidak ada fungsi apa guna ibadah itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Bagaimana Seharusnya Pengaruh Ibadah itu&lt;br /&gt;            Ibadah mempunyai fungsi utama masing masing. Misalnya ibadah puasa agar orang juga mersakan kelaparannya orang2 miskin dan lain-lain. Tujuan utama ibadah tentunya adalah bertaqwa kepada Allah. Dan tentunya ada tujuan duniawinya yaitu “change” dalam hidup. Ibadah adalah sebagai pengingat tuk bertaqwa kepada Allah, dari segi waktu pengingat ada yang periode pendek ada pula yang sekali seumur hidup (yang wajib aja), misalnya :&lt;br /&gt;Sekali seumur hidup : haji&lt;br /&gt;Setahun sekali : puasa dan zakat&lt;br /&gt;Seminggu sekali :  sholat jumat&lt;br /&gt;Sehari 5 kali : sholat wajib&lt;br /&gt;Dari segi waktu tentunya manusia harusnya mengalami change setiap waktu tuk menjadi lebih baik, utamanya setelah melakukan ibadah tersebut.&lt;br /&gt;Tujuan atau manfaat utama ibadah adalah bertaqwa kepada Allah, tujuan lainnya dalam hubungannya dengan “change” misalnya :&lt;br /&gt;Ibadah sholat, dikatakan baik bila mampu mencegah nahi mungkar dan meningkatkan amal maqruf.&lt;br /&gt;Ibadah puasa, tentunya tuk merasakan bagaimana orang miskin saat dak bisa makan sehingga kita bisa lebih banyak sedeqah&lt;br /&gt;Zakat, tentunya tuk meningkatkan amal harta kita&lt;br /&gt;Haji, tentu tuk merasakan perjuangan Nabi Ibrahim dalam meningkatkan ketaqwaannya.&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan alangkah hebatnya Islam itu, amat sangat detail termuat segala aturan hidup di dunia, dari bagaimana hubungan dengan Allah, dengan manusia (muamalah) dan hubungan dengan alam (lihat tulisan saya tentang alam). Tentunya kelengkapan hal aturan tersebut akan membuat manusia menjadi lebih baik di akherat dan dunia.&lt;br /&gt;Bagaimana seharusnya pengaruh ibadah. Pengaruh ibadah sebenarnya ada dua hal yaitu yang tidak terukur dan yang terukur.  Pengaruh ibadah :&lt;br /&gt;1.      Yang tidak terukur, adalah meningkatnya keiklasan dan pahala. Hal tersebut tidak dibahas di sini karena keiklasan urusan hati masing-masing orang dan pahala adalah urusan Allah. Kita pasrah aja&lt;br /&gt;2.      Yang terukur aja yang dibahas disini. Change itu dilihat dari profesinya masing-masing misalnya :&lt;br /&gt;-         kalau pelajar, setelah ibadah harusnya menjadi lebih giat belajar,,,,,,dan trus + pinter dst&lt;br /&gt;-         kalau pegawai menjadi semakin rajin bekerja&lt;br /&gt;-         kalau orang kaya  menjadi + zakat dan sodaqohnya or membuka lapangan kerja&lt;br /&gt;-         kalau orang nganngur menjadi + rajin cari kerja or hilang malas bekerja&lt;br /&gt;-         kalau suami/istri menjadi semakin setia&lt;br /&gt;-         kalau anak menjadi semakin sholeh&lt;br /&gt;-         kalau orang tua menjadi semakin baik mendidik anaknya dan lain-lain&lt;br /&gt;3.      Perubahan tersebut bukan hanya terjadi saat ibadah berlangsung tetapi lebih utama adalah setelah ibadah tersebut terjadi, misalnya&lt;br /&gt;-         saat sebelum ramadhan, infaq biasanya 5000 rup&lt;br /&gt;-         saat pas ramadhan, infaq menjadi 10000 rup&lt;br /&gt;-         saat setelah ramadhan dan seterusnya, infaq seharusnya minimal 10000 rup, itulah yang disebut hal kecil dari change. Dan lain-lain&lt;br /&gt;-         ntar ramadhan tahun berikutnya meningkat lagi……dst&lt;br /&gt;4.      Maka apabila setiap orang mengalami perubahan kecil dalam hidupnya setiap saat, maka bangsa ini (orang Islam) pasti akan bertambah baik terus dan tambah maju bangsa ini. Makanya harusnya selain haji mabrur, ada puasa mabrur,,ada sholat mabrur,,ada zakat mabrur, ada muamalah mabrur, ada cinta lingkungan mabrur dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Bagaimana Mengelola Ibadah Agar Menjadi “Change” / Kesimpulan&lt;br /&gt;            Pengelolan ibadah menjadi change tentunya dimulai dari diri sendiri kemudian keluarga, setelah itu ke masyarakat. Beberapa langkah misalnya :&lt;br /&gt;Kata AA Gym : mulailah dari diri sendiri, mulailah hal2 kecil, dan mulailah sekarang juga. Misalnya +sholat berjamaah di masjid (he,,,he,,malu aku, belum sembodo), shodaqoh yang meningkat, +senyum, +pinter/rajin, +disiplin bekerja, + menepati janji, buang sampah pada tempatnya, +hargai alam dan lain-lain&lt;br /&gt;Budayakan hal-hal baik di keluarga masing-masing&lt;br /&gt;Kelompok (Takmir, organisasi keislaman, kantor, sekolah, pabrik, bahkan pemerintah) perlu melakukan kegiatan yang terencana or terstruktur or terkurikulum yang jelas, dan ada target. (lihat missal tulisan saya tentang jum’atan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. Penutup&lt;br /&gt;            Tentunya tulisan diatas adalah versi saya sendiri, kalau berbeda pendapat adalah sah-sah saja. Mungkin ada kalimat yang kurang berkenan dan tidak tepat, itu dari saya pribadi dan saya mohon maaf sebesar-besarnya sekali lagi atas tulisan saya ini. Saya sangat berharap tentang kemajuan ‘umat Islam’ dimanapun berada.&lt;br /&gt;                    &lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung suatu saat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Burhan Barid,&lt;br /&gt;kampungku tegalasri kab karanganyar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-2443776940112627355?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/2443776940112627355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=2443776940112627355' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/2443776940112627355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/2443776940112627355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/09/changeperubah.html' title='CHaNge......peRUBah-an'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-1714285986474963841</id><published>2008-07-09T13:47:00.000+07:00</published><updated>2008-07-09T13:49:06.293+07:00</updated><title type='text'>MANGGA,,,,or PELEM</title><content type='html'>Teori : BUAH MANGGA&lt;br /&gt;(AWAL 2004)&lt;br /&gt;Cuma ngalor ngidul – oleh burhan barid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mangga itu ada bermacam2 jenisnya ono manalagi, arumanis, golek, serut dan lain-lain. Untuk berbagai jenis mangga carane mateng bedho-bedho. Yan Cuma senda gurau kira-kira apa ya,,,,,,buah mangga or (pelem) ternyata ada lima bentuk mateng-mentah yaitu : (mungkinlebih kalik)&lt;br /&gt;Mateng uwit&lt;br /&gt;Yen ono wit pelem sing uwoh pisanan. Mesti kao sing duwe omah…trus dijogo tenanan. Kadang dibrongsong kadang uwite dikei eri…..bila perlu tiap malam diawasi gen ora digondol maling. Ben isuk ditiliki……trus. Cen uwong yen jogo pelem seko mentah nganti mateng ketok tenanan byanget&lt;br /&gt;a.       Ati2 lo karo maling&lt;br /&gt;Dasar maling, piye carane isoh njikok…plem kuwi. Yen maling arep jikok mesti ben awan diliriki terus,,,,piye gen engko bengi isoh njikok pelem kuwi. Yen wis ngerti carane….lan sing duwi pelem (jatae pelem) lagi leno,,,,mesti pelem kuwi dimaling……la yen malinge apik,,,,ora popo…la..yen ueelek…..mesakke to..pelemme. &lt;br /&gt;b.      Ati2 li karo codot&lt;br /&gt;Codot (biasane berupa bunglon or lowo) iki luwih pinter meneh. Yen maling rak ketok blegere….la codot, luwih gest meneh. Yen sing duwe ora tau nyenteri pelemme (disorot) or diawasi tenanan mesti peleme, dikrokoti codot. La dasar sing duwe, gandeng wis bacut diopene kat pentil, sisane codot tetap dipangan (yo diresikki sek to),,kandane yen wis dirasakke codot mesti enakke. Iki bedo critane karo kleting kuning looo. Bisa jadi codot bisa berfungsi sebagi yuyukangkang or kalau baik ternyata codot bisa sebagai teman kita untuk menguji bahwa pelem yang kita pilih adalah yang uenak tenan (maksudnya uji kepribadian looo).&lt;br /&gt;NB : Kletingkuning -  ngopo kok jenenge yuyu kangkang---ternyata artinya dikangkangi (sex waktu itu memang sangat halus)….dadi maksude bekase yuyukangkang itu pasti wis dikangkani….yoo….. maybe not virgin lah)&lt;br /&gt;c.       Wa dipangan dewe uuenak&lt;br /&gt;La iki yen isoh ngarakke pelem mateng uwit…..cen uenak tenan. Opo meneh ora sisane codot-sing ngerti matenge sing jogo kuwi,,,,la puas tenan. Yen jaman saiki arang tenan ngentoi pelem mateng uwit…. Yo yen ngenteni mateng uwit soe kedisian maling or codot or malah dijipok adhine…..wa rugi tenan.&lt;br /&gt;Pelem mateng uwit kuwi soe jobonane ora pas…tapi sing penting jerone to,,,,,rasane uenak tenan. Yen isoh yooo jobone uapik,,,trus jerone mateng uwit.&lt;br /&gt;Mateng diperam (diembu) pakai dedaunan&lt;br /&gt;La yen diembu dewe,,,,yo ora popo. Cen rasane isih kalah karo mateng uwit. Tapi dari segi keamanan dari maling or codot jelas terjamin. Asal sing duwe ora lali yen duwi pelem sing lagi diembu. Piye carane,,,,yo ben dino dipijet-pijet,,,wis mateng during (Cuma efeknya kalau dipijet terus,,,,enggko matenge rodo kisut). Yo apike dikiro2 kapan matenge trus dipangan…ojo nganti lali loo,,,yen nganti lali engko dadi bosok looo. … la kelangan pelem meneh toooo&lt;br /&gt;Mateng dikarbit&lt;br /&gt;Matengen pelem iki cuepet tenan, kadang –kadang pelem ijik pentil dikarbit terus mateng. Wah iki sing jelas ning pasar uuekeh byanget. Tur rupane nyenengake – kuning keijauan….ambune ueenak… Tapi kadang menipu loo..ati2 yen asale pentil – dikarbit – rupane apik tapi rasane kueeeecut tenan.  Mulo kuwi kudu pengalaman yen milih pelem mateng neng pasar (ketoe dikarbit). Angger wis bola-bali neng pasar yoo….mesti ngerti pelem sing mateng rodo enak kuwi. Yo itulah pilihan yen ora duwe pelem mateng uwit yo kudu golek neng pasar….itulah pilihan terakhir kalau pengin pelem mateng&lt;br /&gt;Mateng ditekke wae&lt;br /&gt;Pelem kadang kadang ditekke neng meja suwe suwe isoh mateng….nanging kejadian isoh mateng ditekke wae kemungkinannya kecil sekali. Malah isoh-isoh dadi alum…..la malah rasane ora enak blas. Cen koyo ngene iki menunjukkan ora isoh dan ora tenanan pengin ngopeni pelem dadi mateng. Cuma iseng2lah. …mungkin ora seneng pelem kalik&lt;br /&gt;Mentah&lt;br /&gt;Pelem mentah…cen eunak yen dilotis-dirujak bahkan kadang cukup dikei kecap or Cuma digaramin (asinan bogor kalik)…..Pelem mentah (muda) cen okeh sing seneng yo tapi kudu dicampur (dadi lotis)….yen langsung dipangaan soe ora kolu….la kueecut. Tapi cen gawe penasaran sing gopek pelem iki lan penasaran (gemeske) pengin dang dirasakke.&lt;br /&gt;Isih pentil…(isih kembang pelem)&lt;br /&gt;Pelem iki jelas durung enak diapak-apakke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menikmati sesuai selera masing-masing…….terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burhan yang sukanya pelem mateng uwit………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-1714285986474963841?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/1714285986474963841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=1714285986474963841' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/1714285986474963841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/1714285986474963841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/07/manggaor-pelem.html' title='MANGGA,,,,or PELEM'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-4747941043918220296</id><published>2008-03-06T10:33:00.000+07:00</published><updated>2008-03-06T10:38:36.936+07:00</updated><title type='text'>oooh...Udara.....uDARA....</title><content type='html'>Air kurang sehat, akan mudah kelihatan secara kasat mata dan kalau terasa tidak sehat perut akan mual dan seterusnya……, tapi udara sangat sulit dilihat bahkan asapnya juga.  Padahal kedua hal tersebut sama penting dan selalu kita butuhkan setiap waktu (bahkan setiap detik). Kehati-hatian akan air, untuk memperoleh air yang lebih bersih sudah dilakukan banyak orang, tetapi untuk menghindari udara yang tercemar atau memperoleh udara yang bersih, banyak orang masih tidak mau tau (cuek). Padahal akibatnya sama / mirip antara resiko tercemar air dengan tercemar udara.&lt;br /&gt;Pencemaran udara berasal dari asap kendaraan bermotor dan pabrik meliputi HC, SOx, NOx, COx, partikel (debu) dan logam berat (timah hitam, Pb). Untuk HC, SOx, NOx, COx, partikel (debu) resiko yang ditimbulkan adalah pernafasan (paru-paru), iritasi mata, pada kadar tertentu tubuh masih mampu untuk menetralkannya. HC, SOx, NOx, COx, dan partikel (debu) yang berlebihan (tiap hari kena asap kendaraan) juga memberikan resiko berbahaya pada paru-paru dan kulit. Kemampuan parau-paru mengolah udara sangatlah terbatas. Apabila tiap hari menerima udara kotor tentunya paru-paru lama-lama tidak kuat, itu yang berbahaya. Yang sangat buruk adalah  Pb, logam berat ini sulit terurai dalam tubuh, pada kadar tertentu akan memberikan resiko pada tubuh. Memang belum banyak penelitian tentang resiko pencemaran logam berat (Pb) pada tubuh. Walau kata pemerintah Pb sudah dikurangi/dihilangkan, tetapi ternyata diganti dengan logam lain, yang tentunya juga berbahaya bagi manusia.&lt;br /&gt;Tetapi untuk pencemaran logam berat pada air sudah banyak contohnya yaitu di Buyat-Sulut, Minamata Jepang dan lain-lain. Pada air resikonya adalah dapat tersimpan pada orangnya, kemudian setelah dewasa (puluhan tahun berikutnya) tanpa tahu sebabnya kena sakit kanker, mungkin kanker karena tumpukan logam selama bertahun-tahun. Atau resiko pada keturunan, dapat berupa gangguan otak, mental atau bahkan fisik (bersifat resesif, kita sehat anak sakit).&lt;br /&gt;Kita, anak kita, sehari minimal 1 jam di jalan (ke sekolah, ke kantor atau lainnya), dari pengamatan hampir semua anak dan orang tua (yang naik motor) tidak melindungi hidungnya dari udara kotor jalan. Laporan (kompas, 12 mei 05) data dari KPDL kota Yogyakarta, beberapa perempatan di kota sudah tercemar HC melebihi ambang batas, untuk Pb memang masih kurang dari ambang batas tetapi tetap memberi resiko. Kalau anak dan orang tua sehari 1 jam (apalagi Pb), sebulan minimal kita menghirup 25 jam udara kotor, dan kumulatif setahun dan seterusnya terus kan jadi kurang sehat.     Tentunya sekarang kota yogya dan juga kota lainnya di Indonesia lebih tercemar lagi kan.&lt;br /&gt;Langkah aman dimulai dari diri sendiri, langkah ini hanya meminimalkan resiko, lindungi diri, anak dan keluarga. Saat naik motor pakailah penutup hidung, dapat berupa saputangan, sleyer, masker atau lainnya.&lt;br /&gt;HidUp aDaLaH PiLiHaN, semua TerSerAH aNda&lt;br /&gt;KeSEhAtAn anDa dAn anaK ANda adaLaH inVEstAsi MasA DePAn AnAK andA.&lt;br /&gt;Ketawang ALami, Jogja&lt;br /&gt;Burhan (pemerhati lingkungan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-4747941043918220296?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/4747941043918220296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=4747941043918220296' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4747941043918220296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4747941043918220296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/03/ooohudaraudara.html' title='oooh...Udara.....uDARA....'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-4877590314418556265</id><published>2008-03-05T15:10:00.000+07:00</published><updated>2008-03-05T15:12:42.453+07:00</updated><title type='text'>HUJAN ADALAH RAHMAD (fenomena alam seri 1)</title><content type='html'>Barangkali bagi makhluk Tuhan (yang tidak bernyawa) akan sulit untuk bertutur sapa secara langsung, bahkan sangat mustahil. Bagi mereka berbuat sesuai aturan Tuhan (Hukum Keteraturan) sudah merupakan susuatu yang sangat dinikmati dan disyukurinya. Hujan sebagi salah satu makhluk Tuhan (yang tidak bernyawa, mungkin bernyawa dalam bentuk lain) tentunya tidak dapat protes ataupun bertukar pendapat kalau dia (hujan) disalahkan, dicuekin ataupun dibenarkan. Untuk hal ini, diperlukan tugas manusia (sebagai makhluk bernyawa dan pilihan Tuhan) untuk mampu menjelaskan apa sebenarnya kemauan Hujan tersebut. Tentunya hal ini, perlu dilakukan dengan menggunakan atau memahami  hukum-hukum keteraturan alam, dari yang paling sederhana sampai yang sangat rumit.&lt;br /&gt;            Keteraturan alam tentang hujan dapat dijelaskan dari yang paling sederhana. Misalnya bagaimana dengan hujan akan menghidupkan tanaman, dengan hujan katak akan riang gembira, dengan hujan debu di jalan jadi bersih dan lain-lain. Sampai keteraturan alam tentang hujan yang rumit atapun sangat rumit, misalnya mengapa air bisa menjadi awan hitam dan terus menjadi hujan, mengapa sini hujan dan daerah tetangga tidak hujan, dan lain-lain yang lebih-lebih rumit lagi. Tentunya tulisan ini tidak ingin menjelaskan sesuatu yang rumit, tetapi yang sederhana saja.&lt;br /&gt;            Hujan sebagai bagian keteraturan alam, dapat katakan hujan itu rahmad. Mengapa rahmad, karena selalu dinanti-nantikan, hal ini dapat dilihat pada beberapa contoh dibawah ini, &lt;br /&gt;beberapa ayat dalam Al Qur’an selalu dikatakan dengan hujan, tanaman akan tumbuh subur dan tumbuhnya air untuk manusia. Jadi hujan selalu ditunggu-tunggu kehadirannya. (hanya satu ayat di surat Al Baqoroh yang mengatakan  hujan sangat lebat dan halilintar yang akan membuat bumi gelap gulita)&lt;br /&gt;apabila lama musim kemarau, umat muslim dianjurkan sholat Istiqo’&lt;br /&gt;petani selalu menunggu-nunggu hujan biasa, deras atau hujan apapun asal padinya/ tanamannya terairi. (bahkan kadang-kadang pakai upacara sajen segala biar turun hujan, walau dilarang agama)&lt;br /&gt;di India, bahkan film-film India mesti ada hujannya, dan mereka sangat senang sekali datang hujan. Hal tersebut juga berlaku dibelahan bumi lainnya.&lt;br /&gt;Harusnya air hujan sebisa mungkin di tahan didaratan, bisa dalam bentuk waduk, situ , kolam atau sumur resapan dan lainnya&lt;br /&gt;Akan sangat salah bila sekarang, orang sudah menganggap hujan adalah bencana. Menurut saya, kasihan malaikat penurun hujan, sudah capek-capek nurunkan hujan, ee sama manusia dipaido dan bahkan disalahkan.  Konsep pemerintah awas hujan,,,awas bencana, mempengaruhi polese / sikap / konsep pembangunan, yang mencoba segera mungkin air hujan dibuang ke laut.&lt;br /&gt;Kalau terjadi sesuatu akibat hujan (misalnya banjir, tanah longsor), jangan salahkan hujannya. Itu kebiasaan yang tidak baik, terbiasa menyalahkan pihak lain (baca buku : jangan salahkan kodok). Salahkan manusianya sendiri yang buang sampah sembarangan, yang tidak memelihara saluran air-sungai, yang buat rumah tidak pakai resapan dan lain-lain.  Tentunya hal ini tidak berlaku (pengecualian untuk hujan badai-sangat lebat disertai angin topan), mungkin hujan badai dapat / boleh dikatakan bencana bahkan mngkin adzab.&lt;br /&gt;Maka mulailah teman-teman,,,,,hargailah hujan...kata aa gym mulailah sekarang juga,,,,mulailah dari diri sendiri,,mulailah yang kecil kecil....Andai saudara punya rumah buatlah sumur resapannya di halaman rumah or buat taman yang meresapkan air or jangan buang sampah sembarangan or lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB, mengacu soal ulangan umum semester II Pengetahuan Alam kls 1 SD, soal di ulangan anak saya.&lt;br /&gt;1.      Apabila dalam kurikulum dikatakan hujan deras menyebabkan banjir (melihat pemaparan di atas tentunya itu adalah sesuatu yang salah besar), tentunya (bila perlu) seorang guru dapat membuat penjelasan sendiri (walau berbeda) dari sumber dan logika yang lebih sesuai.&lt;br /&gt;2.      Anak seharusnya sejak dini diajarkan sesuatu tentang alam dengan porsinya, misalnya tidak dilatih menyalahkan hujan (bahkan mungkin dapat menyalahkan Tuhan, karena hujan buatan Tuhan). Yang dilatih adalah  mencoba mengoreksi diri sendiri, misalnya karena sampah mampet di sungai, buat saluran tidak benar, dan lain-lain.&lt;br /&gt;3.      Dari sini, bukan bermaksud membenarkan atau menyalahkan soal dan jawaban soal tersebut, tetapi untuk pemahaman-pemahanan selanjutnya agar lebih mengikuti pola-pola alam ciptaan Allah.&lt;br /&gt;4.      Terima kasih atas perhatiannya, bersambung…………&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Burhan, pemerhati lingkungan (air-udara dan sampah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-4877590314418556265?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/4877590314418556265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=4877590314418556265' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4877590314418556265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4877590314418556265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/03/hujan-adalah-rahmad-fenomena-alam-seri.html' title='HUJAN ADALAH RAHMAD (fenomena alam seri 1)'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-6211781511014804696</id><published>2008-01-04T20:36:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T21:46:39.156+07:00</updated><title type='text'>urun rembug "JUM'ATAN"</title><content type='html'>Ada apa dengan “Jum’atan” seri 1&lt;br /&gt;Surat terbuka (awal januari 2008)&lt;br /&gt;Oleh Burhan Barid (pernah menjadi anggota IPM Karanganyar, tahun 80an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada :&lt;br /&gt;- Pimpinan Muhammadiyah (PDM dimanapun), berlaku di seluruh Indonesia&lt;br /&gt;- Majelis Tablig or Dakwah Muhammadiyah&lt;br /&gt;- dan yang mengaku sebagai warga Muhammadiyah, siapa saja dan dimana saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama saya memohon permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tulisan ini. Mungkin tulisan saya ini agak berbeda pendapat dengan mas atau bapak-bapak semuanya tentang pemahaman ini. Memang pengetahuan saya tentang aspek  jum’atan sangatlah terbatas apalagi detailnya pasti sangat-sangat terbatas, tetapi saya mencoba urun rembug. Secara khusus membahas perkembangan khutbah jumat yang menurut pengamatan saya baru sebatas kewajiban saja. Memang kayak main bola,……saya bisanya hanya sebagai supporter kalau main bola pasti dak bisa. Tapi sepakbola nggak akan menarik kalau tidak ada supporternya. Walau supporter seperti saya bisanya ya…..gawe rame to…… isoe…tepuk2 – komentar - hu..hu…tepuk2 lagi ya itu tok. Tapi yang dikomentari ini hanya masalah umum dan esensi pendapat saya tok,…tidak sampai jauh-jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khutbah jumat (jumatan) sekarang (secara nasional atau daerah bahkan dusun) umumnya memang sudah tidak menarik blas lagi pendalaman keilmuannya dan peningkatan semangatnya. Makanya mengapa yang hadir mendengarkan ceramah jumat (&gt;50%) selalu ngantuk….tentunya ini termasuk saya&lt;br /&gt;Jadi pahala khotib baru hanya membantu orang2 yang sulit tidur,,,,,menjadi mudah tidur pas dengarin ceramah jumat….he..he..koq gitu yaaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga sudah membaca secara tuntas di ‘Suara Muhammadiyah’ dgn tema ‘Mengapa Jum’atan tidak menarik’ tahun 2006-2007. Pembahasan di SM itu masih sebatas strategis bukan taktis, sehingga solusinya belum begitu membumi. Pembahasan di SM itu belum menyentuh akar masalah sehingga solusinya juga masih mengawang awang. Jadi menurut saya, tulisan tentang ‘jumatan’ di SM belum ‘mengena’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya maksud firman Allah tentang jumatan, bukan hanya sekedar kewajiban,..tetapi lebih dari itu. Agar setiap sepekan sekali masyarakat muslim lebih mengingat Allah dan lebih semangat hidupnya. Jadi bukan hanya kewajiban saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pembahasan ini hanya berdasar pemahaman dan pengamatan pribadi saya sendiri dengan analisis sesuai keterbatasan ketauan saya tentang apa itu jumatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.       Sekilas Jumatan, sebatas pengamatan saya&lt;br /&gt;Tulisan ini tentunya hanya membahas metodologinya saja (tentunya tanpa mengotak atik rukun jum’at). Beberapa hal sekilas yang saya perhatikan misalnya :&lt;br /&gt;1.      sebagian besar yang hadir di jumatan saat khutbah, tiduran sambil duduk. Jadi kasihan kan kalau jemaahnya tidur semua. Jadi jangan salahkan jemaah, koreksi diri dong pengkutbahnya, apakah sudah tidak menarik???&lt;br /&gt;2.      setiap setelah pulang jumatan, dari berbagai obrolan tidak ada satupun yang berkesan dari kutbah jumat (mungkin tidur kalik,,ya,,)&lt;br /&gt;3.      Materi penceramah, masih berkutat yang itu2 saja…..harusnya itu2 aja boleh,,tetapi metodologinya yang baru dong&lt;br /&gt;4.      Pengkutbah dan takmir tidak ada kesepakatan materi, sehingga materi seperti kapita selekta saja,,,,,kadang asal rame dibicarakan ya itulah materinya.&lt;br /&gt;5.      waktu khutbah umumnya sangat panjang,…….tambah ngantuk dong&lt;br /&gt;6.      tidak ada satupun jemaah berubah setelah jumatan&lt;br /&gt;7.      jadi jumatan just sebagai kewajiban saja,,,,tidak lebih,,,mengapa yaaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.    Mengapa membosankan&lt;br /&gt;Kayaknya yang bosan khutbahnya,,,saya tok ya….terbukti saya selalu saja ngantuk. Eh ternyata setelah sekilas saya tanya jemaah yang lain juga seperti itu….tidak ada hal yang baru,,,,,ya lebih baik tidur,,,,,,mumpung ada obat pengganti lelah. Beberapa hal mengapa membosankan misalnya :&lt;br /&gt;1.      waktu khutbah yang luama&lt;br /&gt;2.      intonasinya datar2 aja&lt;br /&gt;3.      materi khutbah itu2 aja,,,,tidak membangkitkan apapun,,,,bahkan cenderung membosankan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Seperti apa kira2 jum’atan itu&lt;br /&gt;Sekilas saya liat jumatan yang menarik itu ya seperti di IRAN, dimana setelah jumatan masyarakat tersemangatkan secara politik. Lain Iran lain Indonesia, kalau di Indonesia mungkin bukan politik, tetapi hal agama-social-ekonomi-budaya atau lainnya (non politik lah). Dalam bayangan saya itu materi jumatan berupa keimanan ++ (+ ekonomi or + budaya or + social dll). Materi akan menarik terlihat setelah jemaah keluar masjid, jadi seharusnya jemaah begitu keluar masjid menjadi pribadi baru. Kira2 adalah :&lt;br /&gt;1.      Jumatan itu seharusnya dianggap sebagai sekolahnya (agama) masyarakat, sehinga karena sekolah maka harus ada kurikulumnya. Kurikulum yang disepakati bersama antara pengkhutbah dan takmir masjid. Sehingga bisa jadi setelah jumatan dilanjutkan dengan diskusi.&lt;br /&gt;2.      Terghirohkan-tersemangatkan hidupnya, kalau pelajar ya semangat belajar kalau pekerja ya semangat bekerja, kalau pengangguran ya semangat cari kerja, kalau orang tua ya semangat hidup bermanfaat dan lain2&lt;br /&gt;3.      Jemaah setiap selesai jumatan ada yang berubah, menjadi pribadi yang benar2 baru / baik. (tentunya ini maksudnya berubah menjadi baik) misalnya tambah sodaqohnya, sosialnya, ekonominya dll&lt;br /&gt;4.      pada jumat minggu berikutnya terbukti semakin sedikit yang ngantuk, semakin rajin datang, bila perlu setelah jumatan ada ide2 baru untuk kebaikan Islam&lt;br /&gt;5.      Adanya kurikulum jumatan yang disepakati oleh masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.  Apa yang harus dilakukan&lt;br /&gt;Tentunya untuk mencapai hal tersebut perlu beberapa langkah dan kerjasama berbagai pihak. Karena saya warga Muhammadiyah tentunya saya usulkan hal ini ke majelis Tablig or Dakwah.&lt;br /&gt;Majelis Tabligh or Dakwah&lt;br /&gt;Pumpung belum terlambat, tentunya banyak hal yang bisa dilakukan oleh majelis ini. Selama ini pintu tablig masih berupa pengajinan konvensional. Sebenarnya pintu itu sudah disediakan oleh Tuhan berupa jumatan ini, hanya kita yang masih bingung membuat jumatan yang menarik. Memang di SM sudah dibahas, tetapi pembahasanya kurang membumi, aplikasi dilapangannya membingungkan dan cenderung tidak jelas.&lt;br /&gt;Beberapa usulan yang perlu dilakukan oleh majelis ini :&lt;br /&gt;a.       Perlu penataran paradigma baru bagi penceramah (bukan penataran yang biasa dilakukan). Ya perlu dilakukan Penataran ++&lt;br /&gt;b.      Pelatihan manajemen masjid (liat tulisan saya dengan judul manajemen masjid)&lt;br /&gt;c.       Mengembangkan Rencana Besar (STrategis) Kurikulum Jumatan, yang nanti sub kurikulumnya akan digunakan oleh talmir2 masjid. Dengan ini, secara tidak langsung Majelis ini bisa mengarahkan (kebaikan) masyarakat ke arah yang diinginkan organisasi.  &lt;br /&gt;d.      Bila perlu mengarahkan setiap masjid memiliki kurikulum yang berlainan, sehingga bila jemaah ingin cari ilmunya maka akan datang kesitu. Kurikulum yang sama juga boleh, semua tergantung kesepakatan.&lt;br /&gt;e.       Pelatihan bagi takmir masjid, bagaimana caranya membuat kurikulum jumatan yang menarik, padat dan mengena.&lt;br /&gt;f.        Pelatihan bagi pengkhutbah bagaimana memberi ceramah yang menarik (tanpa harus lucu, karena tidak boleh lucu), bagaimana intonasi suaranya, bagaimana membuat padat tapi mengena dan lain2&lt;br /&gt;g.       Perlunya pemetaan masjid tentunya masjid kota akan berbeda dengan masjid desa.&lt;br /&gt;h.        Majelis perlunya memberi contoh, bagaimana ceramah yang baik dan tepat. Jadi bapak/ibu/mas yang di majelis ini harusnya berkaca, mengoreksi, memperbaiki diri dan kemudian memberi contoh. Karena jujur aja, kadang beliau beliau sendiri tidak menyadari kalau kadang materinya membosankan.&lt;br /&gt;i.          Perlunya mengembangkan selebaran2 yang menarik di masjid2 untuk menetralisir apabila penceramah tidak menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takmir Masjid&lt;br /&gt; Takmir sebagai pengelola masjid, tentunya tidak boleh berdiam diri. Takmir adalah jembatan antara jemaah dan imam masjid (or penceramah). Beberapa hal yang perlu dilakukan&lt;br /&gt;a.       Selama ini yang dilakukan hanya siapa yang memberi ceramah, belum menyentuh materi apa yang harus diisikan. Seharusnya  dalam 1tahun (52 minggu) or 1 semeter (26 minggu) dibuat kurikulum, jemaah mau diajak kemana or diprioritaskan materi apa,,,(missal karena jemaah belum tau banyak tentang zakat, maka semester ini sebagian besar minggunya tentang zakat dll)&lt;br /&gt;b.      Anggap saja masjid seperti sekolah kecil, dan jumatan adalah kegiatan utama masjid maka perlu ada kurikulum jumatan. Yang materinya disepakati bersama&lt;br /&gt;c.       Perlu membuat kesepakatan waktu lamanya khutbah jumat&lt;br /&gt;d.      Perlu dikoreksi or dievaluasi tentang jumatan pada setiap semester&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penceramah Jum’at&lt;br /&gt;Jadi konsepnya penceramah itu juga sebagai guru maka yang harus dilakukan adalah :&lt;br /&gt;a.       Materi yang diberikan sesuai kurikulum yang disepakati&lt;br /&gt;b.      Waktu pemberian ceramah disesuaikan dengan waktu yang disepakati&lt;br /&gt;c.       Jangan bertele2, isinya to the point aja&lt;br /&gt;d.      Jangan lupa juga beri motivasi hidup pada jemaah&lt;br /&gt;e.       Intonasi suara juga perlu diperhatikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendengar ceramah&lt;br /&gt;Pendengar adalah murid, bisa jadi sebagian murid akan mempersiapkan,&lt;br /&gt;a.       Karena ada kurikulumnya (ditampilkan didinding) bisa jadi sebagian jemaah sudah siap2 mendengarkan dan bila perlu setelah jumatan dia siap bertanya&lt;br /&gt;b.      Ikuti rukun dan syarat sebagai murid ‘jumatan’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V.     Kesimpulan&lt;br /&gt;Buatlah jumatan sebagai salah satu pintu utama dakwah, sehingga perlu dibuat semenarik mungkin. Tandanya menarik adalah jemaah tidak ngantuk dan begitu setelah jumatan, keluar menjadi pribadi yang baru – semangat – semakin baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada kalimat yang kurang berkenan dan tidak tepat, itu dari saya pribadi dan saya mohon maaf sebesar-besarnya sekali lagi atas tulisan saya ini. Saya sangat berharap tentang kemajuan ‘jum’atan dimanapun berada. Kata teman saya “orang yang tidak perhatian itu tidak sayang tetapi orang yang perhatian (bahkan kritis yang bukan menjatuhkan tetapi memberi masukan) malah sayang”. Terimakasih sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;                    &lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung suatu saat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Burhan Barid,&lt;br /&gt;kampungku tegalasri kab karanganyar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-6211781511014804696?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/6211781511014804696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=6211781511014804696' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/6211781511014804696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/6211781511014804696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/01/urun-rembug-jumatan.html' title='urun rembug &quot;JUM&apos;ATAN&quot;'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-4581163307172634283</id><published>2008-01-04T20:34:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T20:36:22.626+07:00</updated><title type='text'>Ada apa dengan ' Muhammadiyah" seri 2</title><content type='html'>Seri 2&lt;br /&gt;Ada apa dengan “Muhammadiyah”&lt;br /&gt;Surat terbuka (November 2007)&lt;br /&gt;Oleh Burhan Barid (pernah menjadi anggota IPM Karanganyar, tahun 80an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada :                                                        &lt;br /&gt;- Pimpinan Muhammadiyah (PDM), berlaku di seluruh Indonesia&lt;br /&gt;- dan yang mengaku sebagai warga Muhammadiyah, siapa saja dan dimana saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(studi kasus PDM Karanganyar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung dengan surat terbuka yang pertama (September 2007), ada rasa greget untuk melanjutkan lagi. Karena dengan surat pertama ternyata Muhammadiyah belum berubah, alias masih ‘ tidur ‘ Yang merasa perlu urun rembug lagi, yang mungkin bisa jadi hal ini akan terus menerus saya lakukan. Ayo…bangun…..bangun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya saya memohon permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tulisan ini. Mungkin tulisan saya ini agak berbeda pendapat dengan mas atau bapak-bapak semuanya tentang pemahaman ini. Memang pengetahuan saya tentang aspek  muhammadiyah sangatlah terbatas apalagi detailnya pasti sangat-sangat terbatas, tetapi saya mencoba urun rembug. Secara khusus membahas perkembangan Muhammadiyah atau pemudanya sekarang. Memang kayak main bola,……saya bisanya hanya sebagai supporter kalau main bola pasti dak bisa. Tapi sepakbola nggak akan menarik kalau tidak ada supporternya. Walau supporter seperti saya bisanya ya…..gawe rame to…… isoe…tepuk2 – komentar - hu..hu…tepuk2 lagi ya itu tok. Tapi yang dikomentari ini hanya masalah umum dan esensi pendapat saya pribadi tok,…tidak sampai jauh-jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang manusia diberi kemampuan Tuhan berbeda-beda, punya kelebihan pada hal tertentu tetapi juga punya kelemahan pada hal yang lainnya. Dalam hal manajemen pengelolaan manusia saya juga amat sangat lemah, ya saya isohe jeplak seperti ini, mohon maaf lagi. Semua pembahasan ini hanya berdasar pemahaman dan pengamatan pribadi saya sendiri dengan analisis sesuai keterbatasan ketauan saya tentang apa itu muhammadiyah. Tentunya kalau ada yang tidak pas ya dari saya sendiri, yang sok jadi suporter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian I : Mengapa ada tulisan seri 2 (dan bisa jadi ada lanjutannya lagi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Muhammadiyah masih tidur saja……..ntar bisa jadi malah nyenengke malaikat loo,,,,bisa2 dia malaikat ikut2 tidur (tanpa menilai apa yang telah kita lakukan…la bobok). Beberapa hal mengapa masih tidur (analisis saya) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan merasa sudah menikmati kenikmatan ‘tidur’ merasa cukup apa yang telah dilakukan. Mungkin merasa sudah banyak berbuat, padahal stagnan 100%.  Secara pribadi saya akui semua pimpinan oke,,,dalam hal ‘pinter’- ‘agamawan’ – ‘ cukup materi’ dan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Tetapi mengapa begitu masuk di Muhammadiyah koq jadi “laen”. Dak tau saya……………….&lt;br /&gt;Yang dibutuhkan utamanya menjadi pimpinan Muhammadiyah bukan pinter studinya, bukan pinter agamanya, bukan karena kaya, bukan ketokohannya,,,,tetapi yang lebih utama adalah kemampuan mengelola manajemen ‘SDM’. Jadi kayaknya beliau2 ini pinter, kaya, tokoh tetapi kelihatannya mengelola manajemen SDMnya lemah. Menurut saya tugasnya pimpinan adalah mampu mengelola orang2 yang punya potensi potensi tersebut. Kalau beliau ngak bisa mengelola,,,,,berarti kita telah salah,,,yaitu menyerahkan TUGAS PADA YANG BUKAN AHLINYA. Ntar ditanyai looo,,,sama malaikat……&lt;br /&gt;  Dibuktikan yang muda2 haus agama,,,tetapi milih organisasi lain,,,Dibuktikan telah lahirnya sempalan-sempalan ‘Islam’. Hal tersebut ngak boleh MUI or Muhammadiyah nyalahkan mereka…..harusnya ngoreksi diri dulu,,,,,apakah Kita (Muhammadiyah) telah berbuat….atau kita yang membosankan……berarti pimpinan tidur….&lt;br /&gt;Lagi2 pimpinan masih tidur,,,,,Pimpinan hanya sebatas melakukan administrasi dan rutinitas saja kalau ada ide ’masih itu2 aja’. Tugas pimpinan utamanya bukan itu,,,,tetapi IDE, kreatifitas, dan siap apapun,,,kalau ada apa2nya. La yen Cuma kayak gitu,,,,mosok mau disamakan pimpinan OSIS….Bisa jadi loo, kalau dipimpin oleh Ketua OSIS SMPN I Kra, Muhammadiyah lebih maju….maaf lagi&lt;br /&gt;Pimpinan jaman sekarang harusnya tidak alergi terhadap masukan dari siapapun,,,,,terutama dari anak muda. (harus tebal kupingnya)&lt;br /&gt;Masih menggunakan paradigma lama……jaman udah berubah….pak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian II : Masih ada waktu……, belum terlambat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada waktu, untuk bangun,,,,,berjalan,,,,,dan lari. Beberapa hal atau sebagian kecil yang mungkin bisa membuat bangun misalnya :&lt;br /&gt;Mulai digunakan paradigma baru&lt;br /&gt;Kelompok muda perlu dilibatkan dalam hal ide……karena Muda dan tua punya kelebihan masing2.&lt;br /&gt;-   Muda (&lt; 50 tahun) umumnya idenya cemerlang, tetapi belum pengalaman, muda juga kadang kebablasen, malah sombong. Kadang nekat&lt;br /&gt;-   Tua (&gt; 50 tahun) biasanya idenya itu2 aja, yang kadang udah tak sesuai jaman. Tetapi menang pengalaman. Dan lebih membumi.&lt;br /&gt;-   Perpaduan kelebihan Tua-Muda itu yang dimodifikasi oleh pimpinan&lt;br /&gt;3.      Lakukan SWOT pada tiga hal yaitu masyarakat, warga muhammadiyah dan pimpinan  tingkat manapun (ranting, sekolah, daerah dan ortom2nya). Bagaimana langkahnya, yaitu :&lt;br /&gt;-   Kerjasama dengan dosen UNS or UMS bidang social (atau psikologi) untuk melakukan survai dan penelitian ke semuanya itu (masyarakat, warga muhammadiyah, dan pimpinan). Kira2 judulnya bagaimana presepsi masyarakat or warga muhammadiyah,,,,dan seterusnya. Detilnya bisa dibicarakan bersama antara pimpinan – dosen bidang social (dan mahasiswanya)&lt;br /&gt;-   Berilah beasiswa Skripsi (Tugas Akhir) kepada minimal 3 orang mahasiswa untuk melakukan penelitian ini. Nanti hasilnya dia disuruh mempresentasikan dihadapan pimpinan. Itu berarti Muhammadiyah membantu mahasiswa berprestasi dan juga hasil tersebut bisa menjadi jejak langkah ke depan. Wong beli mobil aja bisa, Cuma ngasih beasiswa ke peneliti Muhammadiyah aja sulit.&lt;br /&gt;-   Hal ini bisa jadi langkah ‘pilot project’ perbaikan kedalam Muhammadiyah. Hal seperti ini kayaknya belum dilakukan oleh Muhammadiyah dimanapun&lt;br /&gt;-   Bila perlu langkah2 selanjutnya kita bisa kerjasama dengan guru2, tokoh2 muhammadiyah or mahasiswa yang berpotensi,…jadikan dia konsultan social. (kalau konsultan social tentunya tidak mahal kan,,,,,)&lt;br /&gt;4.      Anggap aja masyarakat dan warga muhammadiyah sebagai konsumen. Konsumen adalah raja. Bagaimana pimpinan sebagai pelayan yang sebaik2nya. Pimpinan harus tau dan juga mampu mengarahkan kemauan konsumen. See….liat buku2 banyak buku2 tentang kepuasan konsumen&lt;br /&gt;5.      Kembangkan perpustakaan Muhammadiyah, biar warganya melek buku….Saya sekilas survey tanpa sengaja ke beberapa pimpinan dan warga Muhammadiyah,,,ternyata buku2nya amat sangat sedikit. Rata2 bukunya sangat terbatas. La…agar warga pinter,,,,Muhammadiyah perlu memfasilitasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian III : Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalah :&lt;br /&gt;Mari bersama2 membedah diri masing2…..ya warganya….ya pimpinannya&lt;br /&gt;Kalau warga secara kualitas dan kuantitas berkurang,,,,,,ya salah kita semua&lt;br /&gt;Maka…………AYO BANGUN………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya kiranya banyak hal yang masih luput dari tulisan ini. Bisa jadi hal seperti ini karena ketidaktauan saya tentang Muhammadiyah. Mungkin ada kalimat yang kurang berkenan dan tidak tepat, itu dari saya pribadi dan saya mohon maaf sebesar-besarnya sekali lagi atas tulisan saya ini. Saya sangat berharap tentang kemajuan Muhammadiyah karanganyar khususnya dan Muhammadiyah di Indonesia pada umumnya. Kata teman saya “orang yang tidak perhatian itu tidak sayang tetapi orang yang perhatian (bahkan kritis yang bukan menjatuhkan tetapi memberi masukan) malah sayang”. Terimakasih sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;                    &lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung lagi suatu saat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Burhan Barid, warga tegalasri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-4581163307172634283?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/4581163307172634283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=4581163307172634283' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4581163307172634283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/4581163307172634283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2008/01/ada-apa-dengan-muhammadiyah-seri-2.html' title='Ada apa dengan &apos; Muhammadiyah&quot; seri 2'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-2907249292934330562</id><published>2007-12-08T08:34:00.000+07:00</published><updated>2007-12-08T08:39:51.890+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhammadiyah'/><title type='text'>Ada apa dengan 'Muhammadiyah'..seri 1</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Ada apa dengan “Muhammadiyah” seri 1&lt;br /&gt;Surat terbuka (September 2007)&lt;br /&gt;Oleh Burhan Barid (pernah menjadi anggota IPM Karanganyar, tahun 80an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kepada :&lt;br /&gt;- Pimpinan Muhammadiyah (PDM dimanapun), berlaku di seluruh Indonesia&lt;br /&gt;- dan yang mengaku sebagai warga Muhammadiyah, siapa saja dan dimana saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama saya memohon permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tulisan ini. Mungkin tulisan saya ini agak berbeda pendapat dengan mas atau bapak-bapak semuanya tentang pemahaman ini. Memang pengetahuan saya tentang aspek  muhammadiyah sangatlah terbatas apalagi detailnya pasti sangat-sangat terbatas, tetapi saya mencoba urun rembug. Secara khusus membahas perkembangan Muhammadiyah atau pemudanya sekarang. Memang kayak main bola,……saya bisanya hanya sebagai supporter kalau main bola pasti dak bisa. Tapi sepakbola nggak akan menarik kalau tidak ada supporternya. Walau supporter seperti saya bisanya ya…..gawe rame to…… isoe…tepuk2 – komentar - hu..hu…tepuk2 lagi ya itu tok. Tapi yang dikomentari ini hanya masalah umum dan esensi pendapat saya tok,…tidak sampai jauh-jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammadiyah sekarang (secara nasional atau daerah bahkan ranting) memang sudah tidak progresif lagi pendalaman keilmuannya dan sepak terjangnya. Makanya mengapa anak muda mulai mencari-cari kelompok lain (diluar muahammadiyah),  bahkan anak-anak muhammadiyah pergi entah kemana. Hal tersebut tentunya juga berlaku juga di NA, Aisyiah, IPM, IMM dan pemuda Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pembahasan ini hanya berdasar pemahaman dan pengamatan pribadi saya sendiri dengan analisis sesuai keterbatasan ketauan saya tentang apa itu muhammadiyah. Tentunya kalau ada yang tidak pas ya dari saya sendiri, yang sok jadi suporter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagian I : Diagnosa versi saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Muhammadiyah&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Harusnya diagnosa ini tidak timbul asal ada langkah2 preventif. Karena langkahnya hanya stagnan aja maka kayaknya sudah aja penyakit, makanya timbul diagnosa. Namanya diagnosa… ya bisa benar bisa salah…… Tapi saya coba-coba saja mungkin ada yang pas. Tentunya apabila ada yang bisa kita cari bersama-sama obatnya apa ya……Saya dak tau juga kalik. Mungkin timbul dulu beberapa pertanyaan yang menggelisahkan saya misalnya :&lt;br /&gt;a.      Mengapa Muhammadiyah sekarang modelnya cuma kaya takmir,,,,kalau seperti itu semua bisa mimpin,,,,,gampang itu….asal ada pengajian ya bisa….Materi yang dibahas juga kaya’ takmir mesjid, tidak ada yang baru dan sangat membosankan. Paling pol ajang silaturohmi, itu masih mending. Koq masih konservatif ya…….&lt;br /&gt;b.      Kemudian timbul pertanyaan apakah memimpin muhammadiyah itu caranya sebaiknya kaya mimpin takmir or mimpin perusahaan (PT) atau ditengah2nya atau apa. Tentunya langkah tersebut memberi dampak yang berbeda ?&lt;br /&gt;c.       Mengapa anak2 muda muhammadiyah sedikit yang masuk ke muhammadiyah tetapi kalau masuk ke kelompok islam lain banyak,,,,,,la ini seharusnya muhammadiyah mengoreksi diri……bukan anti kelompok lain. Ada apa dengan muhammadiyah???&lt;br /&gt;d.      Memang  anak muda sukanya nabrak-nabrak, itulah mungkin yang tidak disukai kaum tua, kaum tua yang maaf sukanya nostalgia. Yang muda kadang keilmuan agama ditabrak2kan, dan kemudian yang tua merasa aneh sehingga yang muda disisihkan or disalahkan. Akhirnya mereka yang muda cari panutan lain.&lt;br /&gt;e.       Jadi timbul pertanyaan lagi yang kurang tepat yang mana – Muhammadiyahkah? – yang tuakah ? – yang muda yang suka anehkah?. Harusnya semua itu dibedah kemudian dianalisis bersama. Sebenarnya secara pribadi orang muhammadiyah punya potensi yang bagus diluar sana, entah karena karirnya-pinternya-kayanya-or lainnya….rata-rata sukses, tapi begitu terjun di muhammadiyah koq jadi kurang sukses…..apa sistemnya ya,,,,???  Tentunya yang kurang tepat seperti saya ini ……dak ngerti detail muhammadiyah…..e koq ngomentari muhammadiyah.&lt;br /&gt;f.        Sebenarnya Masih adakah  di Muhammadiyah dicabang bahkan ranting???&lt;br /&gt;g.       Kegiatan muhammadiyah masih bersifat mendadak, taktis dan seremonial belaka. Belum urut, simultan, terpadu terprogram dengan baik.&lt;br /&gt;h.       Andalan kegiatan masih terbatas pada pengajian konvensional. Dan materipun masih yang ituitu saja, bisa jadi ini yang membuat anak muda ya gitulah (maaf bosan). Materi pengajian, sebagian besar masih berupa doktrin2 Islam, padahal pemahaman lewat doktrin sudah tidak disukai oleh kawula muda hal tersebut dibuktikan buku2 agama yang laku keras adalah yang sama sekali tidak menyentuh doktrin tetapi yang laris adalah tentang bagaimana cara menikmati agama yang baik, tepat dan menyenangkan.&lt;br /&gt;i.         Mengapa Muhammadiyah masih dipandang hanya sebagai penerima upeti unit ekonomi dibawahnya atau bahkan upeti politik. Mengapa sudah setua (hampir 1 abad) ini belum bisa mandiri.&lt;br /&gt;j.        Masih relevankah saat ini konsep Kyai Ahmad Dahlan tentang ‘jangan cari hidup di………..dst……… Atau  perlu dibuat konsep baru tentang kerja yang lebih professional. Wong namanya Kyai Ahmad Dahlan aja dalam bersikap bisa seprogresif itu pada saat itu. Mengapa penerusnya tidak ada yang progresif. Bahkan bila perlu pendapat beliau juga kita telaah lagi sesuai dengan jaman sekarang (itu juga perlu progersif)…..la gitu kadang sering disalahkan padahal maksudnya baik. &lt;br /&gt;k.      Mana sepak terjang muhammadiyah??....sangat jarang dilevel manapun??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.      Pemuda Muhammadiyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemuda seharusnya sebagai ‘think tank’nya muhammadiyah. Tetapi dilevel manapun pemuda masih berkutat pada urusan jangka pendek (taktis) dan beberapa pemuda yang potensial kemudian lari ke politik atau bahkan keluar sama sekali.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.      Kurikulum Kemuhamadiyahan (khusus majelis pendidikan)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Materi Kemuhamadiyahan sama sekali tidak menarik, anak hanya diajari ilmu Muhammadiyah tidak diajari bagaimana bermuhammadiyah yang baik.&lt;br /&gt;Konsep pendidikan kita seringnya anak dipaksa tahu segala hal. Pada mata pelajaran Kemuhammadiyahan ini seolah ingin diberitahu semua hal tentang muhammadiyah, seakan akan agar anak cepat dan mengetahui semua hal (jago) tentang muhammadiyah, padahal harusnya itu kan berproses. Beberapa catatan :&lt;br /&gt;a.       Kalau sepintas pada mata pelajaran Kemuhammadiyahan MI/SD dan SMA atau mahasiswa juga dapat seperti ini walau pendalamannya agak berbeda. Mohon jangan samakan anak  SD dengan SMA.&lt;br /&gt;b.      Psikologi anak harusnya dikembangkan dan dibuat sekreatif mungkin mengenal muhammadiyah bukan dari lambang atau janji pelajar muhammadiyah yang harus urut dan dihapalkan lagi. Anak kan juga tidak akan faham untuk apa  ngapalin lambang, itu namanya pendidikan yang kurang tepat. Harusnya kemuhamadiyaan itu softskill dimana anak dilatih ber infaq, dilatih berkunjung keteman yang sakit, dilatih kejujuran dan lain lain (esensi muhammadiyah adalah latihan langsung, bukan himbauan). Dengan seperti itu anak akan memahami wo…ternyata muhammadiyah itu berlatih kebaikan to……siiplah. Jadi ngapain belajar lambang ee..ternyata softskillnya kurang bagus. Memang mata pelajaran Kemuhamadiyahan ini menurut saya harus dirombak total sehingga menjadi menarik.  &lt;br /&gt;c.       Harusnya tugas majelis pendidikan tidak berhenti pada rutinitas hardskill tetapi sekali2 perlu membedah isi materi pelajaran keislaman. Karena yang saya lihat terutama materi kelas 1 – kelas 3 SD/MI itu harusnya yang sederhana saja. Eh,,,disitu anak dipaksa belajar dengan amat sangat berat hapalan yang menurut saya tidak realistis. (lihat lampiran saya tentang pendidikan di Cina dan Jepang).&lt;br /&gt;d.      Bahkan kadang ada soal aneh yang ditanyakan “misal : janji bakti sama orang tua no urut brpa..…….’, itu pertanyaan lucu dan ramutu. (harusnya Ujian tidak ada soal seperti ini) Dan kalau anak jawab no 5 pasti disalahkan, padahal anak tahu walau tidak urut. Ini berarti dalam hafalannya boleh, tetapi hal kreatifitas kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagian II : Beberapa Usulan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya langkah ini lebih sederhana daripada yang telah dilakukan selama ini. Karena pengurus hanya sebagai fasilitator. Mungkin pengurus hanya mengarahkan saja, karena sebisa mungkin semua dari – oleh dan untuk warga Muhammadiyah. Pengurus hanya mengatakan karena yang usul jenengan sendiri (warga) maka ya semua harus diTanting yang intinya demi keinginan dan kebaikan bersama. Sebisa mungkin semua dilakukan dengan iklas dan awalnya memang agak ebyek tetapi selanjutnya akan lebih mudah. &lt;br /&gt;Beberapa langkah yang perlu dilakukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. Kepemimpinan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Muhammadiyah bukan takmir, bukan PT(perseroan terbatas). Menurut saya lebih cocok sebagai sekolah besar. Dan fungsi pimpinan adalah sebagai Kepala sekolah dan jajarannya. Mengelola muhammadiyah lebih cocok seperti mengelola sekolah, yaitu setengah pengabdian setengah professional. Detailnya tentunya jenengan bapak2 sendiri yang lebih tahu.&lt;br /&gt;Karena dianggap sekolah besar tentunya harus memiliki :&lt;br /&gt;a.       Ada visi dan misi&lt;br /&gt;b.      Ada langkah strategis dan taktis&lt;br /&gt;c.       Ada prioritas program (apa yang diunggulkan)&lt;br /&gt;d.      Ada Kurikulum Program yang jelas dan terstruktur. Bila perlu pengajianpun ada kurikulumnya&lt;br /&gt;Pimpinan selain sebagai fasilitator bisa sebagai koki yang tepat dengan memanfaatkan segala potensi yang ada kemudian diracik sedemikian rupa sehingga menjadi enak untuk dimakan dan juga pas disajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Program&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt; Buatlah SWOT (oleh jajaran pimpinan) sekilas pandang yang telah dilakukan kemudian dianalisis secara kasar saja. Dan tentunya SWOTnya kedepan.&lt;br /&gt;Buatlah survai kecil-kecilan apa sih sebenarnya keinginan warga Muhammadiyah itu. Tentunya survai ini bisa dilakukan dengan kuisioner atau semi musyawarah bersama. Bila perlu menghadirkan orang yang mampu membangkitkan keterbukaan apa yang diinginkan.&lt;br /&gt;Kurikulum yang telah disepakati (bisa 1 tahunan or 1 semesteran) dilakukan dengan terstruktur. Kurikulum diperlukan agar saat mempersiapkan kegiatan –materi, waktu dan lain-lain akan tertata dengan rapi.&lt;br /&gt;Program tahunan diprioritaskan pada hal tertentu saja (program unggulan). Ntar tahun berikutnya buat program unggulan yang lain. Dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Pendidikan sebagai dasar program Muhammadiyah. Sehingga hal ini harus dicermati secara detail, misalnya :&lt;br /&gt;a.       Apakah metodologi pada kurikulum kemuhammadiyahan dan keislaman yang lain masih pas untuk saat ini.&lt;br /&gt;b.      Bagaimana menyiapkan kader mendatang dengan cara yang menyenangkan dan mudah dilaksanakan sehingga sangat berkesan pada anak didik&lt;br /&gt;c.       Perlu kerjasama dengan orang psikologi, agar materi menarik dan cara pembelajarannya lebih pas.&lt;br /&gt;Kader cenderung hanya ada saat anak didik sekolah di Muhammadiyah setelah mereka lulus, kader ilang plas. Perlunya materi2 yang menarik sehingga akan terkenang terus saat mereka sekolah di Muhammadiyah. Kalau hal tersebut dilakukan, suatu saat mereka akan menjadi penerus2 kita yang handal. Materi tersebut harus dirancang oleh pimpinan yang dibagian divisi pendidikan.&lt;br /&gt;Perlunya pelatihan guru-guru, bukan hanya tentang pelatihan agama saja tetapi perlunya pelatihan psikologi anak-EQ dan lain-lain.&lt;br /&gt;Perlu mengembangkan perpustakaan ‘Muhammadiyah’ (milik pengurus) yang berisi segala hal kelimuan duniawi maupun agama.&lt;br /&gt;Pesantren kilat seharusnya lebih diprioritaskan pada pengembangan softskill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagian III :  Kesimpulan dan Target&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kesimpulan yang diperoleh,&lt;br /&gt;Muhammadiyah adalah sekolah besar. Pimpinan seperti kepala sekolah dan guru-guru yang berfungsi menjadi guru dan fasilitator&lt;br /&gt;Jangan dihabiskan waktunya dengan urusan rutinitas. Perlunya program dengan langkah yang strategis dan jelas.&lt;br /&gt;Pendidikan adalah dasar kegiatan, karena sekolah besar maka harus mendidik kedalam dan keluar (masyarakat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada kalimat yang kurang berkenan dan tidak tepat, itu dari saya pribadi dan saya mohon maaf sebesar-besarnya sekali lagi atas tulisan saya ini. Saya sangat berharap tentang kemajuan Muhammadiyah karanganyar khususnya dan Muhammadiyah di Indonesia pada umumnya. Kata teman saya “orang yang tidak perhatian itu tidak sayang tetapi orang yang perhatian (bahkan kritis yang bukan menjatuhkan tetapi memberi masukan) malah sayang”. Terimakasih sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;                    &lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bersambung suatu saat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Burhan Barid&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-2907249292934330562?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/2907249292934330562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=2907249292934330562' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/2907249292934330562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/2907249292934330562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2007/12/ada-apa-dengan-muhammadiyahseri-1.html' title='Ada apa dengan &apos;Muhammadiyah&apos;..seri 1'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-3767354827175987660</id><published>2007-10-18T20:51:00.000+07:00</published><updated>2007-10-18T21:03:05.916+07:00</updated><title type='text'>SEBAB AKIBAT*</title><content type='html'>Sebab adalah suatu perbuatan yang dilakukan dalam mengawali suatu kegiatan. Sebab berupa langkah-langkah tertentu misalnya sebab kita bekerja maka akibatnya dapat uang. Sedangkan akibat adalah buah daripada perbuatan awal yang kita lakukan. Banyak orang tidak memahami filosofi sebab akibat ini. Kalaupun memahami hanya sebab akibat sesaat…….apakah sebabnya….atau kalaupun memahami banyak yang kurang tepat…..mengapa……Perlu pemahaman bahwa hidup sebenarnya tidak terputus – diri – keluarga (keturunan) – masyarakat dll&lt;br /&gt;            Sebab-akibat dapat berlangsung jangka sesaat-pendek-menengah atau panjang. Misalnya :&lt;br /&gt;Sebab jangka pendek&lt;br /&gt;Orang naik motor sembrono kemudian jatuh. Besok ujian belajar tidak giat nilainya jeblok&lt;br /&gt;Sebab akibat jangka menengah. Ini dapat dilihat pada kejadian fisik dan non fisik.&lt;br /&gt;Ø      Orang sakit, mengapa dapat sakit. Orang yang (sebab) kurang orahraga – gizi tidak terjaga – banyak pikiran maka suatu saat ada kmungkinan kena penyakit)&lt;br /&gt;Ø      Bencana alam. Banjir. Banyak orang sekarang memandang banjir karena akhlak. Bencana alam telah merenggut banyak nyawa,,,pertanyaannya apakah karena moral atau hanya fenomena alam biasa. Menurut saya bukan karena akhlak (moral) tetapi perilaku (aklhlak) tidak menghargai alam. Contoh sederhana buang sampah, kalau tidak tepat mungkin sebagi dosa kecil karena apa nanti akan berkumpul bersama jutaan sampah lainnya dan kemudian banjir, juga apabila membuang pad tempatnya tentunya resiki banjir akan terkurangi, dan mungkin dapat pahala2 kecil.&lt;br /&gt;Sebab akibat jangka panjang Secara fisik atau spiritual&lt;br /&gt;Ø       Misalnya keturunan. Kacang ora adoh karo lanjarane. Buah anak karena yang nanam orang tua (sampai baligh). Namanya nanam itu bisa ilmu-ketrampilan atau akhlak. Dan akhir anak sangat tergantung metode,  cara menanam, apa pupuknya, apa selalu disiram dan lain lain.  jadi kalau anak kurang bagus (akhlaknya) pasti ada yang salah dari orang tuanya (koreksi sendiri) (Seperti saya ini belum terbukti, masih coba2). Kalau nanam ilmu dapat ilmunya kalau akhlak yang dapat akhlaknya begitu juga ketrampilan. Menanam yang baik, khususnya akhlak adalah contoh. Sebenarnya bagaimana orangtua dapat dilihat dari anaknya missal seorang kyai koq anaknya beling yang mesti ada yang salah dengn kekyaiannya (kecuali itu memang cobaan, seperti kasus nabi nuh). Jadi kadang kemudian saya iseng-iseng apa mungkin sebenarnya semua itu (syurga-neraka) sebenarnya sudah terlihat didunia, dan akherat hanya bonusnya saja).&lt;br /&gt;Ø      Bangsa, Belajarlah sejarah. Mengapa bangsa kita menjadi seperti ini.&lt;br /&gt;Apakah sebab baik mesti akibatnya baik, mungkinkah sebab baik akibatnya kurang baik. Begitu pula sebab buruk akibatnya dapat baik. Secara umum sebab baik mesti akibatnya baik, kalaupun sebab baik kok akibatnya kurang baik maka hal tersebut lebih banyak karena andil Tuhan (cobaan) karena (kata sinetron KSD) Tuhan mempercayakan cobaan kepada umat yang sangat disayanginya,,,,kalau kuat ya pasti dapat point yang besar nantinya.&lt;br /&gt;Khusus keluarga, bagaimana kalau sudah terlanjur. Belum ada kata terlambat. Langkahnya adalah :&lt;br /&gt;1.      Putus dengan akibat yang lama (yang tidak baik), karena biasanya bisa menular&lt;br /&gt;2.      Buat sebab2 yang baru (yang baik) misalnya berbuat baik – belajar yang baik – buat ketrampilan yang baik (rajin), jangan harapkan akibatnya (ikhlas), karena akibat akan datang dengan sendirinya.&lt;br /&gt;3.      Pahamilah bahwa hidup adalah menerus, perbaiki dan perbaiki, coba dan coba.&lt;br /&gt;Ya….apabila akibat didunia gak ada ya tunggu aja di akhirat………………piye meneh..    ,he,,,he,,&lt;br /&gt;Burhan Barid*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-3767354827175987660?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/3767354827175987660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=3767354827175987660' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/3767354827175987660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/3767354827175987660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2007/10/sebab-akibat.html' title='SEBAB AKIBAT*'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-7581022941065937892</id><published>2007-10-17T21:36:00.000+07:00</published><updated>2007-10-17T21:37:48.374+07:00</updated><title type='text'>ANTARA  JAM 06.00 SAMPAI JAM 07.00 PAGI YANG PENUH TOLERANSI YANG SALAH KAPRAH</title><content type='html'>Suatu pagi yang cerah, hari senin di salah satu perempatan bagian barat yogya, yang pada jam itu  yang dilewati ratusan motor dan puluhan mobil. Kendaraan tersebut bergerak menuju pusat kota dengan tujuan yang sama yaitu sekolah atau bekerja. Setiap orang ingin sampai pada jam yang sama dengan memanfaatkan waktu yang sempit. Sehingga setiap orang ingin berlomba-lomba asal tidak terlambat sampai tujuan, dengan sedikit mengindahkan orang lain, aturan lalulintas dan budaya tertib.        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian umum&lt;br /&gt;Kejadian tersebut sebenarnya merupakan fenomena setiap pagi, pada jam kerja, di setiap titik jalan kota Yogyakarta ataupun kota lainnya. Fenomena ini dilakukan setiap orang dengan sengaja atau tidak sengaja. Beberapa kejadian yang sempat teramati misalnya anak yang diantar orang tua sekolah dengan sepeda motor tidak pakai helm, berboncengan lebih dari dua orang, melanggar lampu merah detik pertama, antri bukan pada jalurnya, dan lain-lain.   Ketaatan yang terabaikan, asal diri sendiri, tidak memperdulikan sekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis kejadian&lt;br /&gt;Kejadian tersebut hanya kisah di pagi hari, dimana setiap orang ingin bekerja atau belajar. Sepenggal kisah ini dapat membuyarkan pola aturan pendidikan yang akan didapatkan pada jam-jam berikutnya.  Anak sekolah selalu dianjurkan datang tidak terlambat, dan aturan-aturan yang lain. Gambaran kontras yang ada di jalanan dengan yang di sekolah akan membuat gundah hatinya. Karena pembelajaran di jalanan sesuatu yang mudah dan cepat untuk dicerna. Pembelajaran ini terjadi secara alami dengan menggunakan atas nama tidak boleh terlambat sampai sekolah atau kantor. Yang mula-mula dilihat, dirasakan, kemudian dilakukan sebagai sesuatu yang biasa. Sebagai suatu yang biasa menjadikan  bahwa melakukan tersebut tidak salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerapkan disiplin tidak terlambat di sekolah dengan mengabaikan disiplin jalanan dapat dikatakan sebagai pembelajaran yang tidak memasukkan unsur keterpaduan pola pikir manusia, tetapi hanya memasukkan unsur disiplin parsial saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Yang kemudian mungkin suatu saat akan pula diterapkan oleh generasi berikutnya suatu saat nanti.  Kejadian tersebut hanya merupakan sepenggal kisah kebebasan yang berlebih atau dapat dikatakan toleransi salah kaprah yang dilakukan tanpa aturan yang ketat. minimal enam hari dalam seminggu.&lt;br /&gt;Melatih disipiln diri tetapi tidak melatih disiliplin sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diajarkan kedisiplinan dalam hal tugas atuapun aturan-aturan sekolah, begitu pula bagi yang di perkantoran atau pabrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran budaya di jalanan yang cepat berubah menuju arah negative membuat pendidikan sekolah yang  memberikan etika keteraturan, menghargai orang, ketaatan dan antri terasa kurang ada artinya. Pola pendidikan sekolah yang melakukan penilaian budaya tersebut dalam kurikulum, tentunya belum banyak menyentuh aspek kejadian-kejadian di lapangan.    Sehingga membuat bangsa ini banyak kehilangan budaya-budaya positif tersebut.  Pada masa lalu, pembelajaran lebih banyak diperoleh dari budaya keluarga dalam melakukan pembudayaan generasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedisiplinan di sekolah yang menyenangkan&lt;br /&gt;…………..bagaimana tuuu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran tentang Toleransi pada ketidaktaatan yang salah kaprah. Pembelajaran Langsung dari ketidakdisipilan………bagaimana tuuu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-7581022941065937892?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/7581022941065937892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=7581022941065937892' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/7581022941065937892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/7581022941065937892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2007/10/antara-jam-0600-sampai-jam-0700-pagi.html' title='ANTARA  JAM 06.00 SAMPAI JAM 07.00 PAGI YANG PENUH TOLERANSI YANG SALAH KAPRAH'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9176949050645043431.post-8046867113976273440</id><published>2007-10-17T20:25:00.000+07:00</published><updated>2007-10-17T21:02:07.342+07:00</updated><title type='text'>iklan yang tua yang hanya boleh bicara</title><content type='html'>asyik lo....liat iklan itu.....memang yang buat kretaif tenan..........&lt;br /&gt;kenyataan dilapangan emang seperti itu..padahal yang muda banyak yang berpotensi....&lt;br /&gt;tapi yang muda emang sukanya kadang-kadang nabrak2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9176949050645043431-8046867113976273440?l=bbarid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bbarid.blogspot.com/feeds/8046867113976273440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9176949050645043431&amp;postID=8046867113976273440' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/8046867113976273440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9176949050645043431/posts/default/8046867113976273440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bbarid.blogspot.com/2007/10/iklan-yang-tua-yang-hanya-boleh-bicara.html' title='iklan yang tua yang hanya boleh bicara'/><author><name>barid sejuk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02053423148202836240</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_9NQF7Rm2PaA/SMN10uYGWVI/AAAAAAAAAAM/PwKSGiWEnN4/S220/106_0975.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
